Arogan! Tak Terima Ditegur Ngebut, Wanita ini Malah Pamer Kartu Anggota Kepolisian
Sebuah video amatir merekam aksi kurang terpuji dari seorang pengendara wanita yang diduga merupakan oknum anggota kepolisian di kawasan Jalan Duri Utama Raya.
Kronologi Kejadian:
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat korban hendak berbelok kanan dari arah seberang Buddy Pool. Tiba-tiba, seorang ibu-ibu yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi datang dari arah Indomaret. Meski tidak terjadi senggolan atau kecelakaan sama sekali, wanita tersebut mendadak emosi dan memaksa korban untuk berhenti.
Saat dihampiri, wanita tersebut langsung membentak korban sambil menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Kepolisian. "Lu gak tau gua siapa? Gua laporin lu ya, jangan macam-macam!" ujarnya arogan.
Tak sampai di situ, saat korban mencoba merekam aksi tersebut untuk perlindungan diri, wanita ini malah memukul tangan korban. la juga sempat mengejar korban sambil berteriak "Maling!", yang memicu massa hampir melakukan aksi main hakim sendiri. Beruntung, korban berhasil selamat dari amukan warga.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai insiden dugaan arogansi oknum tersebut.
Gimana menurut kalian?
Menolak Restorative Justice.
Menolak plea bargain.
Hanya satu jalan yang dia tempuh ; MELAWAN ..!!
Sejarah baru , warga sipil melawan dan akan membuka "topeng kebohongan" mantan orang nomor satu di negeri ini.
@DokterTifa SINGA BETINA🔥
Wajah tiga ekor WAKIL RAKYAT Timor Tengah Utara, terduga pelaku intimidasi terhadap dokter Icha hingga dokter yang masih berusia belia ini mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.
Kebiadaban kalian sangat keterlaluan. Kalian tak pantas jadi wakil rakyat.
Yth Pak @prabowo@YandriSusanto Ini Fakta Suara Kalangan Rakyat Bawah MBG Lebih Baik Di TUTUP, Anda Memilih 1,5 Juta Karyawan MBG Dan Bandar² PARCOK Atau Anda Mengorbankan 287 Juta 500 Rakyat Indonesia?
Jokowi main raja-rajaan di Lampung ternyata hanya settingan @jokowi sendiri dan pelakunya semua orang bermasalah dengan korupsi. Jokowi terminal orang bermasalah, gas pooolll Mbak Novie!
Pemberian gelar BAGINDA PEMUKA BANGSA kepada Jokowi tidak sah.
Sebab 5 raja yg ada di lampung tak satupun yg hadir pada pemberian gelar tsb.
Ini parah ni😆
Tolong Saya.ibu saya mengalami kecelakaan kereta api meninggal dunia tapi pihak kepolisian meminta uang 3 juta 500 ribu di katakan oleh pihak desa. Tolong yang mengerti hukum bantu saya😭😭😭kami orang desa yang tidak tau apapun uang Asuransi dari pihak KAI mengatakan 50 juta namun di potong oleh pihak polisi 15 juta berkata untuk biaya transportasi dan uang 3 juta 500. Tolong saya mohon😭nyawa di negri inj seperti ini ya allah.
Tolong bantu saya siapa pun😭😭🙏🙏kecelakaan ibu saya meninggal dunia tertabrak kereta api kami belum menerima apapun jenis pertanggung jawabaan malah kami harus keluar uang di depan sebesar 3 juta 500 untuk proses jasaharja di katakakan oleh prangkat desa dan yang meminta itu polisi setempat dengan rincian uang 15 juta untuk biaya transportasi urus urus oleh polisi dan uang muka di depan 3 juta 500 keluarga kami berduka namun seperti ini ya allah harus keluar uang lagi untuk proses ny
cc : eylisa_liz
Jahatnya gak kira-kira emang hakim dan jaksa ini. Mereka masih ngeyel Nadiem ada Kepentingan dengan Google. Padahal, pada saat ditantang oleh Nadiem untuk menghadirkan pihak Google, Jaksa takut terbongkar bohongnya. Lalu, pada saat Nadiem sendiri yang menghadirkan Google di persidangan, dan Jaksa tidak bisa mendebat fakta bahwa Nadiem benar, Jaksa dan hakim tidak mau menerima bukti dan fakta tersebut.
1/3
Komisaris BUMN itu bukan PEKERJAAN BERCANDA
Gajinya saja RATUSAN JUTA, ngga bercanda kan??
Yang bercanda adalah REZIM PRA-GIB yang MENUNJUK KOMISARIS DGN KEMAMPUAN DI BAWAH STANDAR BERBEKAL BUKAN KEMAMPUAN TAPI RELAWAN
BERCANDANYA KEBANGETAN ✅️
WAJAR KALAU RAKYAT MARAH 😡‼️
Ketua BEM SI serukan tolak PSI dan Jokowi di daerah di provinsi masing2. Seru ini.
Tolak Jokowi, tolak PSI, tolak Kaesang. Jokowi adalah sumber segala masalah bangsa
#JokowiLuhutTamat#JokowiLuhutTamat
Fatimah: “negara demokrasi adalah tidak ada satupun orang yang akan di tangkap ketika mereka menyampaikan aspirasi dan pendapatnya”
Dengerin nih pemerintah yang suka nangkepin aksi massa demo mahasiswa
ccig:setapol.indonesia
Spanduk kritik keras MBG bertebaran di Depok-Jaksel dini hari kemarin. Mahasiswa ingatkan puluhan ribu pelajar diduga jadi korban keracunan akibat program yang ugal-ugalan. Duit triliunan dipaksakan, tapi hasilnya malah bawa petaka.
Mundur didenda 100 juta. Mati diberi santunan 50 juta. Kopdesnya belum buka, persoalan nyawa sudah jadi komoditas rugi-laba.
Harus mati dua kali baru bisa mundur. Proyek brutal!
Ospek di kampus aja kalo ada 1 orang yg meninggal pasti diusut penegak hukum. Dikejar sampe ke pucuknya. Latsarmil Kopdes ini 5 orang meninggal, terus dibiarkan aja karena melibatkan struktur tentara, gitu?
Tajam ke sipil, tumpul ke tentara. Negara hukum macam apa kita ini?
LUHUT: perencanaan program MBG kurang matang, ini kesalahan KITA SEMUA
Gunakan kata “KAMI” bukan “KITA”
Ini salah kalian, Prabowo Gibran dan pemerintahan, bukan salah rakyat, jadi gunakan kata “kami”