Kalau kamu merasa ketinggalan, aku punya berita baik buat kamu.
Terkadang untuk mengejar dirimu yang lebih baik itu gak harus sampai 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun.
Seringkali cuman butuh 1 tahun.
Anggap udah umur 27. Dan kamu melihat teman-teman lain udah menikah, punya ini dan itu, dll.
Lalu kamu melihat hidupmu sendiri dan berpikir,
“Kayaknya aku jauh banget deh.”
“Butuh berapa tahun ya buat sampai ke sana?”
Ternyata enggak sejauh itu loh.
Kita cukup butuh 1 tahun aja.
Satu tahun terbaik yang bisa melentingkan arah hidup kita.
Saat usia 27 masih terombang-ambing, tenang ... ada kesempatan ketika umur 28 kamu bisa bilang, "Oke, sekarang aku udah di track yang benar."
Keep the light up!
Kita enggah sejauh itu kok untuk mengejar.
Dapet info A2 kalau mahkamah konstitusi di suatu negara akhir-akhir ini sangat progresif tiap kali uji materi karena secara moral mereka merasa berdosa besar dan ingin menebusnya setelah dulu pernah mengesahkan uji materi menurunkan batas usia cawapres.
Info kesukaan @kafiradikalis nih (``,)
👩: i want a husband who is financially and emotionally stable with provider mindset and of course he surely must have a vision
👨: what do u offer?
👩: me.
Every fckin time.
A woman with values never clamoring over this in social media. Poison everywhere.
Ini alasan kenapa Jokowi winratenya 100%.
Politisi Indo tuh ga sabaran. Gak paham delayed gratification.
“Dihina saya diam, difitnah saya diam, tapi hari ini saya akan lawan….”
ini sebenernya contoh delayed gratification. Jokowi jago banget soal itu. Tau kapan harus exert full power brute force sampe konstitusi bisa dia hajar.
Bunted ini exhausting semua power dia sekarang. Lupa kalau dia punya masa depan.
Saya jamin 2029 dia berat jadi capres atau cawapres. Kecuali kalau berkompromi besar pada tokoh yang ia langkahi hari ini.
Gatau seberapa besar….
Mengapa banyak orang bisa sukses di karir, tapi gagal di kehidupan pribadi?
Video dari Clay Christensen ini bagus banget membahas mengenai hal itu. Tamparan keras untuk kita yang cenderung mengalokasikan waktu dan energi pada hal-hal yang memberikan bukti pencapaian instan, seperti promosi, bonus, atau proyek yang selesai di tempat kerja.
Sayangnya kita kurang melakukan investasi pada keluarga dan hubungan pribadi, demi mengejar target jangka pendek, berupa jabatan dan materi. Padahal pada akhirnya, nilai hidup kita ditentukan dari seberapa banyak orang yang kehidupannya menjadi lebih baik karena kehadiran kita.
Udah deh, tonton!
Bagus banget!
Thank me later!
Di sosmed lagi rame soal debat bare minimal effort, standar sosmed dll.
Sementara di luar sana, temenmu yang ga terlalu aktif sosmed lagi pacaran makan mie ayam ceker berdua dan bahagia-bahagia aja.
zuzur dari kemarin curious.
doktrin siapa sih "kalau nikah cowoknya harus udah punya rumah, mobil, trs nikahan pihak lakinya yg bayar, uang bulanan >20 jt" & gila2 princess treatment apa yg dia mau dibeliin.
hey hey, lo aja bukan dari keluarga tajir gausah banyak mau😭👋🏻
Pelakunya adalah: Brainrot video pendek + cognitive overload + instant gratification + dopamine addiction.
Jadi pada gak bisa mikir kalau hidup tuh berproses. Laki-laki yg sekarang sukses dulunya berproses. Mayoritasnya sekarang sudah beristri.
Istrinya ya yang nemenin berproses.
Imo, kayaknya cewe selingkuh sama suami orang itu datang dari mental ini.
Maunya sama yg udah sukses. Gamau sama yang berproses dan berpotensi sukses.
Introducing Billow (YC S26)
We're killing Deloitte.
Accounting is a $700B industry, but 80% of companies still do it by hand.
Billow is an AI-native accounting firm that replaces humans with agents.
We connect to your existing tools (NetSuite, QuickBooks, and 80+ other systems) and provide faster, cheaper accounting services.
There is ZERO software for customers to use. Just integrate, and Billow closes your books.
We're live with enterprise and public companies representing over $1B in value.
Baca berita ini bikin ngenes.
Intinya, Himbara menggelontorkan kredit sindikasi Rp220 triliun kepada Agrinas Pangan untuk membangun 80.000 KDMP. Bunganya 6%, tenor 6 tahun.
Di atas kertas, Agrinas adalah debitor. Tapi tagihannya? Pemerintah yang akan menanggung, melalui DAU/DBH atau dana desa.
Masalahnya muncul sekarang. Per 25 September 2026, kewajiban pokok + bunga yang jatuh tempo mencapai Rp37,7 triliun.
Dana yang disiapkan pemerintah baru Rp8,1 triliun. Artinya ada potensi lubang Rp29,6 triliun. Lalu siapa yang menanggung kekurangannya?
Kalau pemerintah tak membayar, risikonya bisa merambat ke neraca bank-bank Himbara, selain pasti ke DAU/DBH atau dana desa.
Ruwet banget ini KDMP, belum jalan sepenuhnya sudah jadi beban. Jadi bingung jg, apa ini benar-benar kredit korporasi, atau utang pemerintah yang ditaruh dulu di neraca BUMN?
Tipikal bisnis panjang umur dan membosankan itu relatif gini :
1. Demand rutin / daily needs
2. Barrier entrynya rendah, jd banyak pemainnya
3. Main di volume jd % profit biasanya rendah
4. Tipikal bisnis yg ruang inovasinya relatif rendah
Pada keblinger
Job market itu coincident economic indicator sedangkan inflation itu LAGGING
Jadi klo job market keok ya eventually inflasinya KEOK juga
Basic knowledge yg seringkali mereka yang kerja di institusi besar jadi keblinger karena konsumsi terlalu banyak data dan narasi
Presentasi saya di acara ILUNI FEUI mengenai pentingnya institusi. Cerita Odysseus yang mengikat diri di tiang kapal untuk menahan diri dari godaan Sirene.
Institusi adalah tali yang mengikat kita pada tiang kapal: ikatan yang dipasang sebuah bangsa pada dirinya sendiri ketika akalnya masih jernih, karena ia tahu suatu hari kejernihan itu bisa memudar. Ketika itulah Sirene mulai bernyanyi: mencetak uang untuk membiayai pemborosan, melonggarkan pagar demi hasil yang segera.
Odysseus mengikat dirinya karena ia tahu ia bukan malaikat. James Madison menulis, “If men were angels, no government would be necessary.” Institusi lahir bukan karena manusia selalu bijak, melainkan karena kita tahu suatu hari kita bisa khilaf atau sewenang-wenang.
Ringkasan hasil research nya lihat artikel saya di Kompas untuk edisi Kemerdekaan @hariankompas