gaya penamaan kayak gini tuh bener-bener keliatan banget target orang tuanya: pendidikan biasa aja, karier mediocre, chronically online, kebanyakan makan konten influencer, dan obses banget kelihatan kaya.
gue berani taruhan gede sih 😭
*menjelang maghrib*
islam ala nu: mendengarkan murottal qur'an & sholawat
islam ala muhammadiyah: melakukan amaliah masing-masing
islam ala prabowo:
Model2 kebijakannya gini semua.
Top down, nggak paham prioritas, abai pd masalah2 struktural, terlihat keren tapi tp nggak jelas, buang2 anggaran..
Suram betul Indonesia ini.
Si kontol ini selalu hadir untuk membuat masyarakat pecah fokus. Dia itu cuma tameng pemerintah, tugasnya mengaburkan permasalahan utama. Liat aja pola nya.
dulu tahun 2014, pakar psikologi politik UI pernah menganalisa karakter prabowo, makin ke sini makin terlihat valid analisanya 😅
- suka menilai diri sendiri berlebihan ("aku hebat")
- sulit menerima kekalahan/realita pahit (anti kritik)
- ketika ada yg salah, suka menyalahkan hal lain di luar dirinya ("hey antek-antek asing")
tambahan lagi ciri kepribadian megalomania: haus pengagungan, ingin selalu dikagumi dan sangat butuh pujian.
nah kalau lihat video-video pidatonya selama ini, apalagi yg terbaru ini sampai meminta tepuk tangan, valid gak analisanya? 😬
Keracunan MBG tuh runyam.
Misal mau laporin ya. Lapor ke siapa?
Lapor ke polisi? Polisinya punya dapur SPPG.
Lapor ke tentara? Tentaranya punya dapur SPPG.
Lapor ke DPRD? Anggota DPRD-nya punya dapur SPPG.
Lapor ke DPR? Anggota DPR-nya punya dapur SPPG.
Lapor ke pejabat terkait? Pejabatnya punya dapur SPPG.
Emang mau ditindaklanjuti laporannya?