AND the older you get the more you realize how much of your “rushing” is not your natural healthy pace but stems from internalized chastisement from childhood— spending your developmental years hearing “Hurry up!!! 😡 We don’t got all day! Everyone’s waiting! You taking forever!”
uni logic: a stranger in the library asks you, another stranger in the library, to watch their stuff and protect it from other strangers in the library.
Sejak kapan kalian tau arti bacaan “Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii” tuh seindah & sebagus itu❓💚
guys, cuma mau ngingetin kalo allah itu lebih besar dari segala kekhawatiran yang lagi numpuk di kepala kita
whatever’s been sitting heavy on your mind is still smaller than that.
Imo, apa yg girl tu buat valid. Aku faham kalau kau dah kahwin tiba² laki kau kena buang kerja n buat grab, kenalah support laki hang. Tapi kalau belum kahwin, lantak di lah nak pilih siapa as husb. In this economy, valid apa kalau dia nak laki yg ad kerja stable 😔
Nasihat Nabi ke Bilal yang sedang bimbang akan rezekinya:
أنفِق يابلال، ولا تخشَ, من ذي العرشِ إقلالًا
Berinfaklah, wahai Bilal! Jangan cemas akan kemiskinan, demi rasa hormat pada Allah Pemilik 'Arsy.
Surah tanpa pembuka "bismillahirahmanirahim" kan surah at-taubah. Kalau misal jeda di tengah2, terus mau lanjut baca lagi di waktu yg lain baca lanjutannya ngucap bismillahirahmanirahim gak? Kan awalannya aja pembuka ga pake nyebut nama Allah?
Cukuplah kematian menjadi tazkirah paling besar betapa keseronokan, nikmat dan hidup di dunia ini sangat sementara.
Ia pemutus segala kenikmatan di dunia. Hanya kain kafan dan amalan je yang kita akan bawa.
Kita semua pasti mati. Cuma tak tahu masanya bila. Bersedia.
empty your brain out until there's nothing left in there. stare at a wall for a while. once you start feeling insane lock in and go for as long as possible. this is how i manage to study for like 4 hours straight