so far sampe umur 22 bisa diitung jari aku cerita ke orang rumah esp mama, kaya yaudah kadang cuma info info penting bgt yg gabisa klo aku ga ngomong, yang lainnya mah mana mau tauu mereka, yang penting taunya aku lulus hidupku mulus aman tanpa ngerti dibaliknya kaya gimana
kenapa ya di kehidupan yg sekali ini klo aku lagi down selalu di doktrin sama mama klo apa yg tak rasain itu gak seberapa dibanding blio sendiri atau bahkan orang lain yang blio rasa lebih berat drpd aku
aku ngerti kok masih banyak yg cobaan hidupnya jauh jauh diatasku, tapi wkwkwk sometimes aku cuma pengen didenger dan aku cuma pengen cerita sbg anakmu
rumahmu saat ini adalah dirimu sendiri.
mau kamu capek, mau kamu nangis dan kamu stress dengan semuanya juga gapapa, it's okay don't worry about it, karena kamu punya dirimu sendiri.
the hardest part about being disappointed over and over is how it changes the way you love. eventually you stop asking for much because youโre already preparing yourself to be let down again
tapi yaa mungkin aku lupa klo mereka juga punya kehidupannya sendiri dan punya struggles sendiri sendiri jadii yaa mungkin ga tepat aja rasanyaa klo aku naruh harapan besar ke pacarku klo dia bakal hadir dan nemenin aku awekwkwkdk
dan yaa yaudah sih aku sadar klo semua orang pasti punya masalahnya sendiri termasuk pacarku, kayaa gangerti rasanya masih berat ajaa buat di lakuin sendiri dan dimoment ini aku ngerasa aku butuh pacarku bgt or ya someone