Megawati ikut andil dalam “politik kekuasaan” yang mengorbankan idealisme reformasi 1998 dan “kudeta konstitusional”, karena prosesnya dilakukan lewat mekanisme MPR namun dengan nuansa tekanan politik yang kuat
Megawati ikut andil dalam “politik kekuasaan” yang mengorbankan idealisme reformasi 1998 dan “kudeta konstitusional”, karena prosesnya dilakukan lewat mekanisme MPR namun dengan nuansa tekanan politik yang kuat
Proses pemakzulan atau pengambilalihan kekuasaan dari Gus Dur ke Megawati dipengaruhi oleh kepentingan partai atau politik elit, bukan murni oleh mekanisme demokrasi yang transparan
Proses pemakzulan atau pengambilalihan kekuasaan dari Gus Dur ke Megawati dipengaruhi oleh kepentingan partai atau politik elit, bukan murni oleh mekanisme demokrasi yang transparan