Gibran telah mencederai sistem pendidikan di negara ini.
Gibran juga telah melukai hati para anak bangsa yg telah susah payah selama tiga tahun berjuang untuk mendapatkan ijazah SMA,sementara dia dgn mudahnya memperoleh surat keterangan penyetaraan yg tak melalui prosedur yg seharusnya.
Wahai @gibran_tweet mundurlah dengan sukarela sebelum hukum yg memaksamu untuk mundur.
Liputan @KompasTV Aceh membuat kabar Titian Persatuan Kemerleng, dari pelosok Aceh ini, sampai ke lebih banyak orang. Jembatan ini hasil urunan warga, @aksibersama_, dan @humaniesproject. Terima kasih sudah hadir dan menceritakannya untuk kita semua.
Mbah kasmudjo aja udah sadar, yang konon diakui si tukang kayu dari jurusan teknologi kayu sebagai dosen pembimbingnya yang galak.
Dan reuni-reunian ini takkan merubah ijazah palsunya.
Tengah malam di Jembatan Enang-Enang. Jembatan ini milik negara. Tapi yang menegakkannya kembali adalah warga yang patungan. Keikhlasan satu orang menular ke ratusan yang lain. Belum tuntas, mari kita rampungkan bersama.
Halo @gojekindonesia, mohon segera dicek sistem aplikasinya. Hari ini terjadi error massal di mana fitur filter layanan aktif otomatis secara paksa. Banyak driver kaget tiba-tiba dapat orderan di luar layanan pilihan mereka.
#GojekIndonesia#Gopartner#InfoDriver#SatuAspal
Dua perempuan petarung ulung demi perbaikan negerinya :
1) PM Italia @GiorgiaMeloni melawan pelaku Genocide (AS dan Israel)
2) Ibu @DokterTifa melawan “kepalsuan Jokowidodo
Gils banget @gojekindonesia
Ini adalah bentuk yang mirip 90thn silam
@nadiemmakarim
Semakin goyang saja ini tumbuh nya !?
Selalu driver yang jadi gabah
Minggu kelabu uya kuya veda
#ojolindonesia
Fakta
Driver online yang sedang pemulihan, malah dapet notif ,jk lbh dar 30 hr tidak onbid, akun akn di nonaktifkan hhmm, mmg perlu seperti itu???
Driver=Mitra
Ini btk nya mirip intimidasi tau jek
@gojekindonesia
Nirempati!?
perbaiki cara komunikasi kalian
#terikatjanjiep85
Negara bayari kebutuhan KMP tiap bulan sepanjang tahun, negara menggaransi utang buat operasional mereka
Program ugal²an, ga pakai riset yg matang, pemborosan luar biasa
ARIEL TATUM
POLA LAMA KEMBALI! Ariel Tatum Ikuti Jejak Kiki Saputri, Genk Solo Mulai Gerak Lagi di Tengah Konflik dengan Prabowo
Di tengah pusaran konflik kepentingan antara Jokowi dan Prabowo yang semakin terasa panas, gencarnya Ariel Tatum MEMASAK di siang bolong tentang kegelisahan masyarakat sipil justru membangkitkan kembali ingatan akan hubungan mesra yang pernah terjalin antara dirinya dan mantan Presiden Jokowi.
Bukan tanpa alasan. Ariel Tatum pernah membintangi film Sepeda Presiden karya Garin Nugroho, yang secara gamblang menggambarkan anak-anak Papua yang sangat ingin bertemu Presiden Jokowi. Selain itu, ia juga beberapa kali diundang ke Istana Negara dalam berbagai acara yang melibatkan pegiat seni dan figur publik di era Jokowi. Kedekatan ini bukan sekadar kebetulan biasa wak.
Kini, ketika suaranya tiba-tiba muncul lagi dengan nada kritis terhadap pemerintahan saat ini, muncul pertanyaan yang tak bisa diabaikan wak. apakah ini strategi Jokowi untuk menjatuhkan prabowo dan menaikkan gibran jadi presiden dengan menghidupkan kembali pola lama melalui wajah baru, atau memang hanya kebetulan semata?
Dari sudut pandang yang lebih awak, apa yang disuarakan Ariel Tatum saat ini terdengar sumbang. Bukan karena isinya salah, melainkan karena timing dan konteksnya yang terlalu pas dengan narasi yang selama ini digulirkan oleh lingkaran dekat Jokowi. Suaranya yang tiba-tiba lantang mengangkat keresahan masyarakat sipil justru terasa seperti bagian dari proyek yang sudah dirancang rapi. Pola lama dengan kemasan baru.
Jika pola ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kita akan kembali menyaksikan kemunculan para influencer dan figur publik lama yang dulu getol mendukung Jokowi seperti Kiki Saputri dan sejenisnya yang perlahan-lahan mulai DIDENGARKAN lagi untuk membentuk opini publik. Semuanya dibungkus dengan narasi SUARA RAKYAT, padahal di baliknya ada kepentingan yang lebih besar, menjadikan gibran RI 1.
Ariel Tatum mungkin hanya satu bagian kecil dari skenario yang lebih luas. Namun melihat kedekatannya dengan GENK SOLO di masa lalu, suara kritisnya saat ini patut dicermati dengan hati-hati. Jangan sampai kita terjebak pada ilusi bahwa ini murni suara independen, sementara yang sebenarnya terjadi adalah upaya menghidupkan kembali mesin pengaruh lama di tengah medan politik yang sedang retak.
Dukung suara kritisnya tapi jangan sampai mengkhususkan pribadinya.