In 1915, the Ahmadiyya Movement published the first part of ‘The Holy Qur-ān with English Translation and Explanatory Notes’, the first Ahmadi translation to be published in a European language. #qurantranslationoftheweek
Selamat berpulang Maulana Haji Abdul Basit Sahid (71th), Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) @AhmadiyahID .
Semoga kami terus mampu melanjutkan perjuangan Bapak menebar nilai-nilai persaudaraan, kebangsaan, dan kemanusiaan..
Almarhum menjabat sebagai Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia selama 21 tahun, yaitu mulai 1 Juli 2001 sampai dengan kewafatannya, sabtu 8 Oktober 2022.
https://t.co/ZISblMs0A7
NEW: Khat-e-Manzoor font now available in https://t.co/mrnSRUUglm on https://t.co/MvqpHhfvyM
It is the default font. However, if you selected another font previously, you can change it in Settings. #Quran#Islam#Ahmadiyya
Visit: https://t.co/2yrvL74Ucp
Hari ini Pemerintah Kabupaten Sintang melakukan tindakan inskontitusional dengan melakukan eksekusi pembongkaran Masjid Miftahul Huda yg dikelola oleh #AhmadiyahSintang
Jamaah Ahmadiyah Indonesia yang tergabung dalam Koalisi Tim Advokasi untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) melakukan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD bertempat di Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta.
The Ahmadiyya role in #Indonesia’s independence from the Dutch
“... the Muslims should raise their voice in favour of their [Indonesian] brothers, in their newspapers, magazines and gatherings, and demand for their independence.” - (Al Fazl, 1946)
🇮🇩
https://t.co/g40q8GgHbE