@GeorgZammit@juvenewslive I knew it when a lot juventini debating loca quality, this signal means the squad quality not good. Bcoz no ones debating pirlo quality, see the difference??
@_lenniferjopez_@DakotaGoyo5@erlanishere Gw tau "tujuan gelap" memanggil orang Homophobic itu agar LBGT diterima lalu hilang Patologi Sosial-nya (tidak ada sosila unrest lagi)
@_lenniferjopez_@DakotaGoyo5@erlanishere Kesimpulan :
LBGT itu bukan penyakit karena tidak menimbulkan sosial unrest.. Ilmiah kan?? Prok pork prok..
terus dibawa deh penilitian ini buat ngadalin manusia dgn dalih ini ilmiah looohh.. padahal konteks siapa yg ditanya apa prinsip value dan ethics mereka disembunyikan.
@erlanishere Lu lihat cara mereka main :
1. Menurut science normal, padahal gak ada satuan normal/tdk normal, buruk/baik di science. kata" itu adalah satuan manusia bukan science.
2. LBGT minta hak-nya kan? HAM itu un-scientific (bkn science) tp hasil manusia mikir ttg moral/ethics
Gw bukan anti science cuma anti kesimpulan berdasarkan data science (karena dikesimpulan lah variabel lain masuk)
Gak anti sama suhu 40°C cuma anti kalo 40°C itu disimpulkan baik/buruk lalu dianggap itu science, padahal baik buruk itu satuan manusia bukan satuan science
@4_karakter@erlanishere Mereka juga ketipu bang kasihan, gak bisa bedain mana science (hasil data pengamatan) dengan kesimpulan terhadap data tersebut, kita tau dikesimpulan itu hasil science bisa jadi baik buruk tergantuk konteks .
Suhu 40°C kan buruk bagi bayi tapi baik bagi pohon kurma.
@DakotaGoyo5@erlanishere Science nya (hasil pengamatan) gak berubah tetap 40°C makanya disebut objektif faktual.. buruk atau enggak tergantung konteks dan tujuan kita jadi bias itu data yg awalnya objektif.
@DakotaGoyo5@erlanishere Suhu 40°C ini science objektif data.
Konteks masuk bisa jadi buruk bisa jadi baik itu suhu 40°C yang objektif itu.
Suhu 40°C disimpulkan buruk bagi bayi baru lahir.
Suhu 40°C disimpulkan baik bagi pohon kurma.