BREAKING NEWS : PERINGATAN DARURAT 🚨🚨‼️‼️
“ #AgustusKelabu “
Dibangkrutkan oleh pemimpin yang seharusnya ada di pihak rakyat bukan sembarang penghianatan, tapi kedzoliman.
Ayo kawal terus aksi besar di bulan agustus ini bersama UI dan TRISAKTI. Kawal terus perjuangan. ❤️🔥❤️🔥
🚨📢 "PR KITA BELUM SELESAI, TEMAN2!" ✊
Reza Sudrajat, guru honorer asal Karawang sekaligus pemohon uji materi di MK, menegaskan bahwa putusan MK bukanlah akhir dari perjuangan.
"Nasib kesejahteraan guru, anak-anak yang keracunan, hingga mahasiswa yang terancam DO akibat mahalnya biaya kuliah masih belum selesai," tegasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mengawal penggunaan anggaran negara agar uang rakyat tidak digunakan secara sewenang-wenang.
✊ Peduli?
🔁Bagikan dan terus kawal. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian.
📹watchdoc_insta
📈 Guru BEM UI
Musibah menimpa pedagang martabak mini di Jalan AMD X Petukangan utara Pesanggrahan Jaksel, Selasa 28 Juli 2026. Jam 14.17 wib.
Saat istirahat dan tertidur lelap, dua pencuri beraksi membawa kabur hp dan uang dagangan milik nya.
Tanpa beban, pelaku langsung ngacir, pedagang masih tertidur, namun terekam CCTV.
ada yang mengenali pelaku
Tak seperti Keysa Bali, anak gadis Alm Sumarna tak mendapat perhatian luas oleh warganet karena dirinya tak merengek serta tampak tegar di depan kamera.
Dirinya kehilangan sosok ayah yang meregang nyawa saat sedang bekerja, hingga kini hanya KDM & Bupati Purwakarta yang tersorot menjenguk keluarga Alm Pak Sumarna.
Gakuaatt sedih bangettt.
Sc tertera
supaya beritanya ga ketutup kenalin ini adalah keluarga alm. bapak Sumarna, satpam yang gugur saat menjalankan tugasnya di waduk jatiluhur.
mereka juga layak mendapatkan perhatian yang lebih. semoga artis dan influencer juga membantu dan melirik kasus ini.
Bayangin, tanganmu diborgol, kakimu diiket, terus kamu diceburin ke waduk. Ngga ada yang liat seberapa tersiksanya kamu waktu air mulai penuhin paru paru. Ngga ada yang liat seberapa putus asanya kamu waktu matamu masih bisa natap matahari dan langit biru, tapi kamu sadar, kamu ngga bisa ngapa ngapain. Alm Bapak Sumarna, security Waduk Jatiluhur yang meninggal. Dia meninggal karena berupaya membubarkan kerumunan anak muda tapi dia dilakban dan diceburkan ke waduk. Jasadnya baru ditemukan jam 11.00 Katanya para pelaku masih SMP
semoga seluruh pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. @prabowo@ListyoSigitP@DivHumas_Polri@DediMulyadi71 bantu di followup bang budi @BudiBukanIntel
Gerobaknya dihantam dari belakang oleh pengendara sepeda motor yang kemudian melarikan diri. Di Jl. Raya Narogong, depan SDN Klapanunggal 01. Terjadi Selasa pagi (21/07) sekitar pukul 05.00 WIB. Tukang nasi kuning itu pun menangis karena sejak hari itu keluarganya tidak makan.
STOLE THEIR KNEES
&
Stole their homes.
Stole their land.
Stole their livelihoods.
Stole their schools.
Stole their hospitals.
Stole their dignity.
Stole their freedom.
Stole their futures.
Stole their childhoods.
Stole their loved ones.
Stole their peace.
Quegli occhi impauriti sono devastanti, non ho la forza di incrociare lo sguardo di quei bambini neanche attraverso un video.
Occhi di bambini che hanno visto il sangue di altri bambini massacrati, bruciati vivi, amputati, colpiti alla testa da cecchini.
Occhi che hanno visto brandelli di altri bambini raccolti in buste di plastica.
Occhi che hanno visto mille modi per morire.
Quegli occhi oramai diffidenti persino davanti ai soccorritori amici.
E mi viene in mente la figlia del mio caro amico Ibrahim, aveva quattro anni l'ultima volta che l'ho vista.
La sera prima della mia partenza passò ore a colorare un libro da disegno. Quando finì, io e suo padre la vedemmo andare nella camera da letto dove alloggiavo e mettere il libro nella mia valigia aperta, poi prese i colori e andò a mettere in valigia anche quelli.
"È un regalo per me?" le chiesi.
"Sì" mi disse "avrei voluto completarlo ma ho tanto sonno. Ho messo i colori nella valigia, puoi farmi un favore?Puoi completarlo tu durante il viaggio?"
Maledetti assassini.