Menarik banget menyimak pandangan Coach Dejan. Beliau menyoroti bagaimana kultur suporter Persib Bandung sudah jauh berkembang menjadi lebih profesional dan dewasa dalam beberapa musim terakhir.
Menurutnya, salah satu bukti kedewasaan itu adalah ketika tim mengalami hasil kurang maksimal, suporter kini bisa tetap berpikiran positif dan terus memberikan dukungan.
Sepak bola itu dinamis; menang, kalah, atau seri adalah bagian dari pertandingan. Tapi proses pendewasaan suporter dan ekosistemnya adalah kemenangan yang sesungguhnya
Komisaris PT Pertamina Retail , BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia:
Usia 27 tahun.
Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024.
Ketua YLBHI Muhammad Isnur di hadapan KPF, Februari 2026:
"Ada pengakuan massa bayaran yang dipimpin oleh BISON."
Ginka , Koordinator Nasional BISON ,mengakui memerintahkan penggalangan 70 massa untuk demonstrasi 28 Agustus 2025.
Bulan-bulan berikutnya: diangkat Komisaris Pertamina Retail.
Tidak ada rekam jejak industri energi.
Tidak ada pengalaman korporasi.
Tidak ada penjelasan publik dari Pertamina soal kriteria pengangkatan ini.
Kalau ini bukan politik balas budi, tolong tunjukkan kriterianya ,supaya kita semua bisa daftar juga.
๐
Pada akhir Maret 1924, pernah terjadi kecelakaan kereta api di dekat halte Ciendog. Kecelakaan yang menimpa kereta akspress dari Surabaya ini terjadi malam hari, sekitar jam 19.30.
Sebelum Frans Putros, ada Frans lain yang mewakili Bandung di kancah Piala Dunia. Dia adalah Frans Hukom, pemain belakang Voetbal Bond Bandoeng & Omstreken (VBBO) yang berasal dari klub intern, Sparta.
Kepiawaiannya menjadi tembok kokoh di lini belakang, membawa tentara Koninklijk Nederlands-Indisch Leger (KNIL) ini menjadi bek tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938 yang diselenggarakan di Perancis.
Kisah hidup Frans Hukom, dari masa kolonial, masa Jepang, dan pasca kemerdekaan akan kami sajikan dalam program MASA, MAos SAjarah bersama @pahepipa.
Live Rabu, 24 Juni 2026 jam 19.00 di channel Youtube SIMAMAUNG SPORT.
#BANDUNG #SIMAMAUNG
Sudah saatnya kita menepikan sejenak ketegangan rivalitas yang melelahkan. Jika kita bersedia membuka mata dan pikiran dengan jernih, keputusan kedua klub besar ini untuk menggandeng merek olahraga ternama adalah sebuah lompatan besar yang sangat membanggakan.
Kehadiran Adidas Indonesia sebagai pemegang lisensi resmi lokal yang siap membangkitkan sejarah baru di ibu kota, bersanding dengan Kelme yang sukses menyuplai kebutuhan Maung Bandung, membuktikan bahwa pasar sepak bola kita semakin profesional dan dilirik oleh produsen besar.
Tidak ada yang perlu diperdebatkan secara negatif; keduanya membawa antusiasme kreatifnya masing-masing.
Teu mgarti pidato presiden klub batur, teu nyebut sasaha, jadi bahan garelut deui wae jiga geus apal jero hate nu ngomongna. Pengumuman jersey batur, oge jadi ladang neang celah kesalahan.
Urang teh juara 3x berturut2. Cikan rada legeg saeutik. Jiga mental runner up ka handap.
List yang tidak bayar pajak di Indonesia (DITANGGUNG APBN) :
โ Presiden dan Wakil Presiden
โ Menteri dan Wakil Menteri
โ Anggota DPR RI
โ Anggota DPD RI
โ Hakim
โ Pejabat negara lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan
โ ASN (PNS dan PPPK)
โ Anggota TNI
โ Anggota Polri
โ Pensiunan PNS/TNI/Polri yang pensiunnya dibayar APBN/APBD
Sang Gladiator telah menuntaskan perjalanannya dan meninggalkan jejak manis di sejarah #PANCATAKHTA
Grazie di cuore, Federico Barba. Hatur nuhun untuk setiap pengorbanan, kepemimpinan, dan perjuanganmu bersama #PERSIB ๐
Semoga kesuksesan selalu menyertai langkahmu berikutnya.
#WeArePERSIB
Nyesek lihatnya, nggak ada jembatan, siswa siswa tetep berenang arungi sungai
Ini yang di maksud Fatimah BEM UI, sebelum mengadakan MBG, perhatikan hal hal dasar pendidikan kayak gini
Berbeda dengan para pemain yang menyaksikan laga bersama di Graha PERSIB, Bojan Hodak justru tidak menyaksikan langsung pertandingan penentu yang memastikan PERSIB meraih gelar Back-to-Back.
Apa alasannya?
Temukan jawabannya di The Untold Stories episode terakhir bersama Intersport by Pria Punya Selera, eksklusif hanya di PERSIB TV๐ฌ
#PERSIB #WeArePERSIB
Sempat menuntut ilmu di SMA Ragunan, ia memperkuat Persib pada periode: 1981-1983, 1987-1997, dan 2001.
Sosok kelahiran Bandung, 14 Juni 1962 ini turut mengantarkan Persib menjuarai Perserikatan 1989/1990, 1993/1994 dan LI 1994/1995.
Wilujeng milangkala, Yusuf Bachtiar.
Selain Rukma, Timnas di kualifikasi Piala Dunia 1958 diperkuat pemain Persib lain, Witarsa
Witarsa dimainkan di leg kedua melawan Cina di Peking, 2 Juni 1957 dan mencetak gol meski Garuda kalah 3-4
Witarsa jadi pemain Persib pertama mencetak gol di kualifikasi Piala Dunia