Halaman 1/365 2019,
Disapa kucupan pagi Bonda dengan doa-doanya,
"Semoga setiap yang kamu usahakan, Tuhan datangkan pertolongan
Semoga tergapai kejayaan,"
Tahun baruku dimulai dengan siraman baja barakah
Apa lagi yang lebih indah.
Senja Rabu berteman pilu
Sendu lama yang kembali singgah, memancing ramah
Pergilah, diusir juga tak musnah
Tinggallah senja Rabu masih pilu
Masih ingin didakap dan dielus rindu.
10-12-2025
Bu,
Bawaku kembali ke waktu dulu
Yang bila tubuhku menghangat, tiada perawat yang bestari selainmu
Yang pada bibir merayu-rayu Tuhan menyembuhkanku
Yang matanya enggan lelap selamaku tak kebah.
Bu,
Aku masih anak kecil
Perlumu, Ibu.
25-10-2025
Luruh-luruh hiba pada senja sepi
Menyarung lembar terakhir sebelum berpergian
Seperti dakapan,
Seperti zirah yang melindungi dari luka perasaan.
22-06-2025
Bu,
Tahun baruku tanpa doamu
Tanpa ubun-ubun yang diusap
Tanpa bahu yang ditepuk-tepuk membekal gagah.
Bu,
Tahu aku bagaimana, Bu?
Di ambal nipis aku berbaring
Mendepakan pintu longsor, menjemput angin mendakapku
Dingin, ya?
Tidak hangat seperti pelukanmu.
10-01-2025
Halaman 1/365 2019,
Disapa kucupan pagi Bonda dengan doa-doanya,
"Semoga setiap yang kamu usahakan, Tuhan datangkan pertolongan
Semoga tergapai kejayaan,"
Tahun baruku dimulai dengan siraman baja barakah
Apa lagi yang lebih indah.
Yang sudah kehilangan,
Bertemu orang tua lainnya membuat hormat nombor satu,
Sayangnya jadi pekat.
Dan setiap detik waktu begitu sarat mahu memeluk erat.
08-12-2024