Gue abis baca tulisan bagus soal analogi empati, yang pengen gue share juga ke teman teman.
Ibarat kamu orang yang udah kenyang,
lalu datang bercanda di meja orang-orang yang lapar,
bahkan hampir mati kelaparan.
Ini bukan soal lapar vs kenyang.
Tapi soal luka struktural yang kesenggol,
di saat puluhan ribu orang lagi hidup di mode survival.
Empati itu fondasi komunikasi. Komunikasi yang baik bukan soal apa yang kita sampaikan,
tapi siapa yang sedang mendengar
dan luka apa yang sedang mereka bawa. Dan ini adalah skill.
Dan skill ini wajib dibawa di setiap langkah kita, terutama saat kita punya privilege buat โbecandaโ.
Makin tinggi privilege kita,
makin mahal harga empati yang dituntut. Semoga kita tetap menjadi manusia yang menghargai satu sama lain.