Tawaran Inter untuk Palestra ga sedikit kok. Dalam kasus ini, manajemen Inter ga pelit. Inter berani ngebid di kisaran 50 juta, sementara Chelsea di harga 60 juta. Buat saya, cukup mengagetkan gapnya "cuma" 10 juta.
Standar duit EPL dan Serie A jauh berbeda. Sebagai perbandingan, total balance belanja tim-tim EPL musim lalu adalah -1,62 miliar Euro. Sementara itu, Serie A cuma mencatat -133 juta Euro.
Dalam urusan jual-beli pemain, perputaran duit di EPL hampir 10 kali perputaran duit di Serie A. Dengan kondisi seperti itu, tim-tim Serie A, termasuk Inter, ga akan bisa bersaing kalau diajak head to head nawar pemain yang jadi target tim-tim EPL. Mungkin nilai tambah yang bisa "dijual" Inter kepada pemain yang jadi target adalah hal-hal di luar harga, seperti sejarah, kedekatan dengan petinggi Inter, dan lain sebagainya.
Balik lagi ke transfer Palestra, terasa memang wajar sekali Inter kalah bid. Tapi dengan berani menyodorkan uang sebesar itu, kita jadi tahu Inter punya kemampuan membeli pemain. Hanya saja, buat saya belilah yang sekitaran 20-30 juta saja. Kalau bisa di bawah itu, ya bagus.
Lebih tepat disebut “The SIU has returned to the United States”, karena selebrasi ikonik Cristiano Ronaldo itu pertama kali dipakai saat pramusim Real Madrid 2013/14 lawan Chelsea di Amerika Serikat dalam ajang ICC, setelah CR7 cetak gol kedua dari assist Isco.
Cristiano bilang kalau awalnya selebrasi itu spontan (uhuy) dan tidak direncanakan, dia cuma mau melompat sembari berteriak “Yes!”, yang dalam bahasa Spanyol diucapkan “¡Sí!”.
Lama kelamaan selebrasinya dikenal banyak orang dan banyak yang menirukannya, dari situlah pelafalan “Sí” atau “Siu” kemudian melekat dan jadi nama dari selebrasi ikoniknya.
Video dari FutDivision di YouTube
KARENA UANGNYA GAK ADA?
TERUS ITU MBG PAKE DAUN???
DADAN CS KORUPSI SEMILYAR SEHARI?
***
Kenapa gaji guru tidak bisa baik?
Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik?
Kenapa anggaran selalu kurang, ya kan?
Karena uangnya nggak adaaaaa!
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Woy, biadab @Kemdikdasmen!
Kenapa hal-hal kotor kayak gini pelaksanaannya atas perintah dinas di bawah naungan kalian?? Kalau cita-cita mencerdaskan anak bangsa gak bisa kalian wujudin at least jangan ngerusak masa kecil mereka dengan cara-cara bodoh kayak gini, bangsat!🫵🏻
#intinyadeh anak2 SD diinfo besok mau pawai, ternyata disuruh ikut demo dukung MBG.
Spanduk:
"Kami dukung program MBG, tidak mau anak belajar dalam keadaan lapar"
Dikecam keras, dianggap eksploitasi anak, apalagi tujuan gak transparan (blg pawai, gak taunya demo dukung MBG)
Barusan saya dapat khabar dari salah satu tim penguji S3 dr Tifa, bahwa rencananya jam 9.00 hari ini dia akan ujian Seminar Hasil doktoral di FK UI. Namun tiba tiba Jam 6.30 tadi di parkiran, dr Tifa didatangi petugas dari Polda Metro Jaya. Mereka menunjukkan surat untuk membawa dr Tifa ke Polda Metro, padahal Ujian S3 menunggu dr Tifa pagi ini.
Walau sudah minta ijin penangguhan untuk ujian. Petugas kekeuh membawa dr Tifa ke Polda. Ada kemungkinan besar Polda Metro akan melakukan penahanan.
Inilah wujud polisi sudah tidak lagi menegakkan hukum, dan keadilan tapi lebih menegakkan perintah yang bertentangan dengan hukum dan Keadilan itu sendiri.
Kenapa setiap kritik dibalas pembungkaman, dan setiap masukan ditanggapi dengan emosi? Karena yang diberi saran memiliki ego yang lebih besar dibandingkan otak yang lebih pintar.
Disuruh santun di sebuah negara yang meledek rakyatnya adalah sebenar-benarnya anomali
ketika harga minyak dunia naik
teddy: "harga pertamax naik mengikuti harga minyak dunia"
sekarang harga minyak dunia turun
pertamina: "berdasarkan kordinasi dgn pemerintah, harga pertamax tidak mengikuti harga minyak dunia"
P MAKSUDDD?
Enakan nikah dipestain mewah gede gedean sama mertua, pulang ke rumah yang dibeliin mertua pake mobil yang dibeliin mertua juga.
Gausah romantisasi nikah di KUA dengan narasi mendiskreditkan nikah mewah.
Gapapa nikah mewah, gapapa nikah di KUA.
Gapapa tinggal sendiri, gapapa juga tinggal sama mertua.
Yang ga boleh banding bandingin orang lain sama kehidupan kita.
Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap:
• 28 yayasan terafiliasi Parpol
• 18 Pebisnis Swasta
• 12 Birokrasi
• 9 Relawan Pilpres
Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik?
Video : kompas tv
"Kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke TNI, tentara punya dapur SPPG. Kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya dapur SPPG," kata Iman Zanatul Haeri, seorang guru, di hadapan Mahkamah Konstitusi.
tuntutan udah dijawab: MBG TIDAK AKAN DISTOP
"penerima manfaat MBG nyata. ada ibu hamil. emang hamilnya bisa berhenti? bayinya disuruh berhenti nyusu?"
"balita disuruh berhenti makan? anak sekolah emang gabole makan lagi?”
selevel kepala badan komunikasi pemerintah, skill komunikasi publiknya aduhai