Ganjar harus DITUMBALKAN seperti Ahok agar usaha MERONGRONG bangsa ini bisa berjalan MULUS
Ganjar sebagaimana Ahok adalah politisi yang tidak bisa ditawar INTEGRITASNYA terhadap value Pluralisme, Anti Korupsi, Jujur, Transparansi, Kerja Nyata dan menjunjung tinggi konstitusi
Menjadi orang jujur itu berat, musuhnya pasti banyak. Biarkan waktu yang akan menjawab bahwa Indonesia punya politisi yang NILAINYA tak bisa ditawar dengan harga berapapun
Sejatinya mereka belum selesai diuji integritasnya. Tapi sampai saat ini mereka ada didalam top of mind orang2 yang menjunjung tinggi "nilai" dibanding menghamba pada "orang"
Pak Mahfud dimana? Beliau sengaja tak saya sebut karena sejatinya pak Mahfud sudah setingkat diatas mereka levelnya, statusnya sudah sah menjadi negarawan
Lalu Jokowi dimana? Jokowi hanya seorang oportunis, dia sedang sibuk memberi pekerjaan untuk anak mantunya. Oportunis tak akan pernah bisa jadi Negarawan, oportunis tidak punya nilai yang bisa dipegang
Ok Gassss, 62,2 Persen Responden Setuju Hak Angket
Hak angket digaungkan, baik oleh publik maupun partai politik. Ada beberapa partai yang merasa dirugikan dan setuju agar hak angket digulirkan. Apalagi makin ke sini, kecurangan pilpres makin terbongkar jelas. Seperti misalnya isu penggelembungan salah satu partai yang suaranya ditukar dengan suara tidak sah. Partai kecil yang terlalu ngotot minta lolos ke Senayan.
Litbang Kompas melakukan jajak pendapat, di mana 62,2 persen responden setuju jika DPR menggunakan hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan di Pilpres 2024. Jajak pendapat ini digelar pada 26-28 Februari 2024.
Hayo, bakalan ada yang panas dingin dan meriang nih. Dengan angka 62,2 persen, secara kasar bukan cuma pendukung Paslon 01 dan 03 saja yang setuju, tapi termasuk juga pemilih Paslon 02.
Memang hak angket ini makin disuarakan banyak pihak. Di media sosial, berbagai video dan pengakuan adanya kecurangan pilpres dan pileg sangat masif. Ini sudah masuk tahap meresahkan dan saya mau tak mau harus setuju kalau pilpres kali ini sangat parah. Sebenarnya ini bukan hal aneh mengingat permulaan kegilaan ini dimulai saat gugatan perkara nomor 90 dikabulkan oleh MK.
Kalau sudah begini, tidak ada alasan parpol yang setuju hak angket untuk menundanya. Ini berdasarkan hasil survei. Semoga saja tidak ada survei tandingan yang bersumber dari big data yang mana mayoritas rakyat tidak setuju hak angket atau misalnya ada aksi tandingan menolak hak angket, hehehe.
Publik pasti pemasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di pemilu kali ini. Hanya hak angket yang bisa menjelaskan semuanya dengan terang benderang. Semua tinggal menunggu langkah pertama dari partai yang setuju untuk bertindak.
Tapi kalau mereka pun diam dan mundur, celaka sih. Demokrasi di ambang hancur. Siap-siap saja hal-hal janggal yang terjadi di pemilu tahun ini akan terulang lagi lima tahun selanjutnya dan seterusnya dan seterusnya. Semoga ada jalan keluar terbaik bagi negara ini.
#DukungHakAngketDPR
Tegas, Ganjar Tidak Akan Masuk Kabinet Pemerintahan Mendatang
Ketika Ganjar ditanya apakah ada kemungkinan dia akan bergabung ke kabinet pemerintahan selanjutnya, mau gak gabung ke kabinet jika ditawarin.
Siap gak masuk ke kabinet. Ganjar dengan tegas menyatakan dia tidak akan masuk kabinet meski siapapun pemenangnya.
Alasannya apa? Ganjar bilang dia mau menghormati mereka yang menang. Dia mau memberikan keleluasaan kepada pemenang dan timnya, dan itu lebih memberikan hormat.
Saya paham maksud Ganjar, dengan tidak masuk ke kabinet, dia menghormati pemenang. Dia tidak mau merengek, memelas, mengemis jabatan apalagi sampai ngambek dan bekin rusuh untuk mendapatkan deal-deal politik.
Kalian pasti tahu, kadang ada politisi yang suka show off power dan mendesak yang menang dengan cara-cara frontal yang memancing keributan. Ganjar tidak mau seperti itu.
Kemudian Ganjar ditanya lagi, jika ajakan masuk ke kabinet adalah bentuk rekonsiliasi demi kedamaian, apakah menolak juga?
Ganjar jawab begini. Jangan diartikan, tidak berada dalam pemerintahan, maka tidak akan damai. Ganjar malah khawatir jika nanti semuanya berada di dalam pemerintahan. Pasti semuanya akan bercerita jika ini semuanya ialah mbahnya oligarki. Dia mau mengajarkan kepada publik, jika menjadi capres dan cawapres itu bukan untuk mencari pekerjaan tapi lebih kepada amanah yang bebannya jauh lebih besar.
Sebelum itu, saya sempat berpikiran sempit kalau bicara soal oposisi. Dulu saya berpikir, oposisi itu cuma duri dalam daging. Oposisi itu kalau bukan tukang bikin ribut, ya cari panggung, cari muka ke publik biar kelihatan keren. Oposisi itu kayak anak kecil yang kalau keinginannya gak terpenuhi, mereka rewel, nangis sambil guling-guling di lantai.
Tapi sekarang, saya baru sadar, oposisi itu tugasnya mencari kejanggalan dalam kebijakan dan anggaran lalu dikritik. Sama lah kayak kita mengkritik MK yang meloloskan Gibran, mengkritik soal presiden yang cawe-cawe di luar batas, kritik terhadap kinerja KPU dan Bawaslu, kritik terhadap pengerahan perangkat negara untuk mendukung Prabowo-Gibran, dll.
Begitu juga soal anggaran, kalau tidak ada oposisi sama sekali, yakinlah semua proyek bakalan gol dan mulus. Meskipun anggarannya mencurigakan, tetap bakal lolos karena semua koalisi ikut setuju. Ini bahaya. Apalagi di pemerintahan selanjutnya, banyak yang harus dipantau ketat. Salah satunya anggaran makan siang gratis yang katanya butuh Rp 450 triliun setahun. Kalau tidak diawasi, wah, bisa kenyang tuh yang embat anggaran. Kalau tidak ada oposisi yang jadi penyeimbang, pelaksanaannya bisa ugal-ugalan.
Makanya saya jadi paham kenapa Ganjar tidak mau ikut masuk ke kabinet seandainya ditawari. Selain alasan yang saya jelaskan tadi, ini juga menunjukkan sikap Ganjar yang tidak merengek dan minta diajak masuk.
Perkataan Ganjar ini bisa diartikan sebagai tanda oposisi.
Tapi ada yang nyinyir. Mereka bilang begini. Halaah, Ganjar sok jual mahal. Sok-sok nolak duluan padahal gak ada yang mau tawarin masuk ke kabinet. Ini adalah ilmu tolak malu. Gak ada harganya tapi sok jual mahal.
Asli deh, kadang mereka itu kayak orang aneh. Ganjar kalau misalnya masuk ke kabinet, nanti dibilang rakus dan plin-plan. Ganjar pasti dituduh mengkhianati relawannya dengan bergabung ke Prabowo. Ganjar menolak keras, dibilang jual mahal.
Padahal mereka itu harusnya senang Ganjar tidak mau masuk. Lagian, Ganjar ditanyai soal kemungkinan diajak masuk ke kabinet. Ya dia jawab gak mau. Jawabannya jelas, gak bertele-tele dan menimbulkan tanda tanya besar. Gak ya gak. Masa mau jawab gak tahu, lalu joget gemoy. Gak mungkin juga dia jawab kayak Gibran, jawabnya RAHASIA lalu kabur.
Ganjar menolak jabatan itu karena harga diri dan menghargai relawan yang sudah berjuang mati-matian, maksudnya jabatan itu silahkan untuk yang menang. Yang kalah gak usah bikin rusuh dan menekan untuk diajak masuk.
Fee 7 % sebesar Rp 865 Miliar dibayar cash dan di bawa dengan jet pribadi, katanya sih biar tidak tercium PPATK.
Jika ini benar, maka hal ini adalah skandal yang MEMALUKAN dan dunia Luar akan semakin menempatkan RI sebagai negara no 1 TERKORUP.
Usut tuntas ini @KPK_RI
#AsalBukan02
Presiden yang sangat merakyat....
Presiden yg sangat dicintai oleh semua kalangan.
Berpihak lah sama kebenaran dan kejujuran pasti akan menjadi Presiden yg sebenar2nya....
Cc.
@ganjarpranowo
Salam 3 Jari atau Kadang Dikenal Salam Metal 🤟 dalam Bahasa Isyarat Artinya I Love You
Acungkan Salam 3 Jari 🤟
Kelingking sama dengan I. Kombinasi telunjuk dan jempol sama dengan L, love, sedangkan gabungan kelingking dan jempol berarti Y, you. I Love You 🤟
@ganjarpranowo@mohmahfudmd
#GanjarMahfud2024
#GanjarPresidenRakyat
#KratonBersamaRakyat
Tidak usah bingung dan ragu
Pilih Ganjar Mahfud Nomor 3
@ganjarpranowo
Dengan visi misi dan program unggulan Ganjar-Mahfud yang jelas mampu mensejahterakan rakyat,jjuga menghadirkan banyak kemaslahatan bagi bangsa dan negara.
#YakinPilihGanjar#ganjarpranowo#GanjarMahfud2024
Ahok Sentil Bansos: Itu Jaman Kerajaan, saat Rakyat Minta Belas Kasihan Raja
Hal itu diungkapkan Ahok saat deklarasi Ahokers bersama Ganjar-Mahfud di rumah aspirasi relawan Ganjar-Mahfud di Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).
Ahok mulanya bercerita banyak orang menyayangkan dirinya bergabung bersama Megawati. Ahok menegaskan, bergabungnya dia bersama PDI Perjuangan demi keadilan bangsa Indonesia.
#GanjarMahfudM3nang
#GanjarMahfud2024
#GPMMD3
Setuju banget dengan apa yg di ungkapan BimBim punggawa Slank ini.
Kita baru sadar bahwa memang Jokowi yang meninggalkan basisnya yaitu Rakyat, demi mengakomodir kaum Elite di negeri ini.
Satu kata HEMPASKAN 02.
#AsalBukan02
🤟🤟🤟🇲🇨
#GanjarMahfud2024
#DuluJokowiSekarangGanjar
#Coblos3
Ini alasan kenapa gue milih Pak @ganjarpranowo untuk memimpin Imdonesia 2024.
Rugiiii dongg kalau tidak milih 03, karena pasangan pak Ganjar itu Pak Prof. @mohmahfudmd merupakan pendekar Hukum di Indonesia saat ini.
Inga...ingaaa..14 Feb 2024
#GanjarMahfud2024
#DuluJokowiSekarangGanjar
#Coblos3
Yang setuju pasti Repost dongg 🇲🇨🤟🤟🤟🦈