... ucap Akane, setengah menggumam sembari menarik sedikit selimut yang menutupi tubuhnya. Senyuman ia ulas tipis, “Kamu masih di sini,” seolah ia meyakinkankan dirinya sendiri, daripada memberi tahu Hideki.
@LecturerArthur
... dirinya gila pula, ketika matanya perlahan terbuka dan melihat Hideki ada di hadapannya. Ia yakin ini bukan perkara netranya yang sedang berusaha menyesuaikan cahaya pagi. Hideki memang benar-benar di sana, suatu pemandangan yang jarang untuk Akane.
“Selamat pagi,” ...
⠀
⠀ welcome to ocrpbuddies 🏡
🄾┇check carrd for the rules & faq.
🄲┇https://t.co/LMz88r0Kkl
🅁┇check our pinned for other information.
🄿┇do not reply under this thread!
⠀
let me just...
y’all have turned this place in to anything but RP and it’s actually really fucking sad. y’all made fun of the way people wrote, if they wrote on the TL, what kind of character’s they had, their AUs, their concepts. y’all turned this place in to nothing (1/10)
sebelum melanjutkan dengan kalimat, “Aku sayang kamu juga.”
“Udah boleh aku tiup, nih? /Make a wish/ dulu kali, ya?” ucapnya dengan kedua tangan saling menggenggam di depan dada.
(@Iuminosita)
ia sepenuhnya menyadari bahwa kue ulang tahun itu ditujukan kepadanya.
Kedua sudut bibirnya terangkat, senyuman terpatri atas kejutan yang disiapkan Gacha. Tangan Lintang terulur untuk menepuk puncak kepala puan dengan lembut.
“Makasih banyak, Cha,” ucapnya