emosi bgt dengernya. kalo ini sih bukan cuman blunder, tapi keliatan bgt ga paham dan ga peduli sama kondisi rakyat sekarang
rakyat emang ga transaksi pakai dollar, tapi kenaikan dollar tuh jelas berdampak ke harga kebutuhan hidup, BBM, impor, sampe ekonomi sehari hari
masa ga paham? atau sengaja pura pura gatau????
what if
kuliah gratis, buku-buku gratis, transum merata ke seluruh daerah, tenaga pendidik digaji layak, lulus kuliah ga pusing cari kerja, perpusda buka 24 jam, trotoar layak pakai, UMR naik, ga ada parkir dan pungli.
(omg mimpi basah ak as a wni hiks)