📖 Family cookbooks aren’t just collections of recipes; they’re scrapbooks of daily living.
Those handwritten notes, magazine clippings, and adjustments to favorite dishes...none of that survives when food culture is reduced to content on someone else’s platform.
On the Future Knowledge podcast special #VanishingCulture series, Katie Livingston examines the importance of everyday artifacts.
🎧 Listen & subscribe ⬇️
https://t.co/MqAOEspS1S
Fernando Guerrero, video assistant referee di Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Wasit asal Meksiko itu bertugas sebagai support VAR dalam 11 pertandingan di Qatar 2022.
"Wasit dan VAR keliru krn menganulir gol Mesir. Tidak ada pelanggaran terhadap pemain Argentina dan bahkan jika mereka menganggapnya sebagai pelanggaran, hal itu seharusnya tidak ditinjau sebagai bagian dari APP (Attacking Possession Phase), sebab Argentina memiliki banyak waktu, ruang, dan para pemain bertahan mereka berada dalam posisi yang tepat."
"Tim Argentina memiliki tiga kesempatan untuk merebut kembali bola namun gagal melakukannya."
"Oleh karena itu, keputusan tersebut sepenuhnya bertentangan dengan protokol VAR, yang menyatakan bahwa perangkat pertandingan hanya boleh mengintervensi ketika ada rangkaian serangan yang jelas dan tim yang kehilangan penguasaan bola tidak memiliki peluang realistis untuk merebutnya kembali."
"VAR dan wasit melakukan kesalahan, yang merugikan Mesir dan pada akhirnya berkontribusi pada tersingkirnya mereka."
🚨TERBARU: Wasit untuk laga Prancis 🇫🇷 vs Maroko 🇲🇦 dipastikan berasal dari Argentina 🇦🇷 seluruhnya.
Ini menjadi pertandingan pertama di Piala Dunia 2026 yang dipimpin tim perangkat pertandingan dengan kewarganegaraan yang sama sepenuhnya. 👀
#FIFAWorldCup
'It was OUT OF OUR HANDS... REFEREE WAS UNFAIR'
Egyptian striker Zico CALLS OUT FIFA & referee over 'UNFAIR, BIASED' treatment in Argentina clash
'So CLEARLY UNFAIR... from start of the match he was AGAINST US'
'CONGRATULATIONS TO ARGENTINA ON WINNING THE WORLD CUP'
Gol Counter Attack Skema Kueren ini dianulir, katanya VAR ada pelanggaran saat built Up.
Aksi Haissem Hassan melewati 3 pemain Argentina! Gilaaa Jago Amat Kawann!!
Sayangnya gol ini dianulir, Gol yang dikebiri
Yang jelas, publik sepak bola Indonesia akan sulit sekali melupakan nama dan wajah wasit ini: Francois Letexier dari Prancis. Tadi, wasit ini juga yg memimpin Mesir vs Argentina dgn kontroversial.
Letexier tampil dgn buruk, tidak kompeten, dan melakukan kesalahan2 fatal dlm playoff Olimpiade 2024 antara Indonesia vs Guinea di Clairefontaine, Prancis, 9 Mei 2024.
✅Letexier menganggap Witan Sulaeman melanggar pemain Guinea Algassime Bah. Padahal dlm tayangan ulang, Bah dilanggar di luar kotak penalti. Guinea mengonversi hadiah penalti itu menjadi gol.
✅Letexier menganggap bek Indonesia Alfreanda Dewangga melakukan pelanggaran di kotak penalti kpd Bah. Padahal Dewangga terlihat lebih dulu menyentuh bola. Teklingnya bersih. Guinea dapat penalti kedua, tapi gagal mencetak gol.
✅Letexier mengusir pelatih Indonesia Shin Tae-yong yg protes keras karena penalti aneh itu. Pasca pertandingan, Shin Tae-yong menuding wasit melakukan kecurangan.
Akan selamanya diperdebatkan bagaimana Gol Mesir dengan Skema Counter Attack seindah itu terlalu dipaksakan untuk dianulir
Satu yang pasti aksi Haissem Hassan 12 tak perlu didebat! Composure mahal yang mengantar gol itu terjadi
Menganulir Gol Mesir ke Gawang Argentina adalah Keputusan yang Salah
Sebuah analisis dari pakar perwasitan dan mantan wasit Premier League, Graham Scott via The Athletic.
✅Keputusan menganulir gol Mesir adl keputusan yang salah. Benturan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez dlm proses terjadinya gol Ziko pada menit ke-67 merupakan kontak fisik yang wajar dan seharusnya dinilai seperti itu, alih-alih dianggap sbg sebuah pelanggaran.
✅Insiden itu juga terjadi hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina punya setiap kesempatan untuk merapatkan barisan dan bertahan, tidak heran jika Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dianulir setelah peninjauan VAR.
✅Jika kita melihat insiden tersebut, memang ada sedikit kontak, baik kaki-ke-kaki maupun tarikan baju sekilas, tetapi tidak ada pelanggaran yang cukup berat di sini hingga layak membuat VAR mengintervensi untuk membatalkan gol. (GAMBAR 1)
✅Bagi Scott, ini adalah intervensi yg sangat mencengangkan dan bentuk penyalahgunaan wewenang yang masif dari tugas VAR. Seharusnya, VAR hanya mengoreksi kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious errors).
✅VAR secara rutin memeriksa fase serangan sebelum terjadinya setiap gol dan dalam kasus ini, peninjauan akan ditarik mundur hingga momen perebutan bola (turnover of possession).
✅Agar sebuah gol dapat dibatalkan, harus ada pelanggaran yang jelas, dan hal itu tidak ada di sini. Sebagai aturan umum yang praktis, semakin lama waktu dan semakin jauh jarak antara sebuah benturan dengan terjadinya gol, maka dugaan pelanggaran tersebut harus semakin serius.
Namun, tidak ada pelanggaran yang berarti di sini, dan tidak ada hal yang mendekati ambang batas bagi VAR untuk ikut campur.
✅Dengan logika yang sama, klaim penalti Mesir atas dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sesaat sebelum gol kemenangan Argentina, sudah tepat untuk diabaikan. Ada sedikit kontak kecil pada sepatunya, tetapi tidak cukup kuat untuk membuat Salah terjatuh. Itu bukan sebuah pelanggaran.
Kecaman Sangat Keras dari Pelatih Mesir Hossam Hassan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Hassan menuding wasit Francois Letexier dan para pemain Argentina.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat atau fair play. Sebuah penalti dibatalkan dan insiden kedua yang seharusnya diperiksa untuk potensi penalti kami, bahkan tidak diperiksa sama sekali oleh VAR."
"Gol kedua kami terjadi secara luar biasa, entah karena alasan apa, dianulir. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit yang memicu hasil akhir seperti ini."
"Hidup ini memang tidak adil. Dunia ini tidak adil. Oke, tapi mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak bisa menerima hasil ini dan cara segala sesuatunya berjalan dalam pertandingan ini."
"Mungkin mereka ingin mempertahankan sang juara dunia di kompetisi ini? Mungkin mereka ingin Messi tetap berkompetisi? Dalam sepak bola, terkadang ada faktor eksternal yang melampaui aspek teknis. Juara dunia mendapatkan keuntungan dari dukungan di setiap level," kata Hassan via France24.
"Saya memberi tahu wasit bahwa apa yang terjadi itu tidak adil. Ini adalah kemenangan yang tidak layak bagi Argentina. Begitu saya kembali ke negara saya dan berada di rumah, saya tidak akan pernah menonton Piala Dunia lagi, karena tidak ada keadilan dalam kompetisi ini."
Mesir kalah 2-3 melawan Argentina meski unggul 0-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
🌐 The web changes daily. Too much of it disappears. 🕳️
38% of URLs that existed just 10 years ago are no longer available on the live web.
Internet Archive's @markgraham & @chrisfreeland on why preserving our digital record can't be an afterthought, with Nathan J. Robinson of @curaffairs.
🔗 https://t.co/VLg3vUnNHg
#WaybackMachine @waybackmachine
We did it! I'm at 150 uploads of VHS tapes I've digitized for preservation on the @InternetArchive . 📼🎉
All of them are either potential lost media or have original commercials. 📺
Let's get to 200 asap! 💯 (Link below)
@syedfathullah_@panjalu3449 Ada teman Indo yg sdh lama tinggal di luar pas dolan menilik org tua sambil jalan jalan dengan saya makan ini itu pesan es buah kelapa whole coconut (yg cm 20rb) sambil bolak balik bilang mmg Indo surga dunia 😆.. Alhamdullilah syukuri yg msh tinggal di Indonesia
kesimpulannya: daya beli Rp15-20jt di Indo menurut gw menang untuk kenyamanan personal ya (bisa punya ART, makan enak, pijat, kirim barang instan, sewa rumah bagus, dll)
tapi SG tetap menang untuk kenyamanan struktural (transportasi umum, keamanan, dan ketenangan sosial).