Kalau ada yang mau dm aja 1 pax untuk sesi 2 lentera perdamaian waisak borobudur lampion 2026, tambah 100k (nego tipis) aja untuk jasa bangun pagi sama nalangin bayar.
Gue juga nonton dapet sesi 1 ini kelebihan aja sesi 2
Supaya bisa dapat kerja di Q1 2026, mulai sekarang hilangkan beberapa hal ini di CV-mu!
Masih banyak CV yg sebenarnya tidak jelek, tetapi isinya justru menghambat kandidat sendiri. Bukan karena kurang pintar/kurang pengalaman, melainkan karena terlalu banyak hal yg tidak selinier dan mengaburkan value utama.
Beberapa poin ini masih sering kami temukan saat ulas CV kandidat:
1. Career objective yg generik -> Kalimat pembuka yg isinya hanya ttg “ingin berkembang”, “mencari tantangan”, atau “berkontribusi di perusahaan” sudah terlalu umum. CV seharusnya menunjukkan apa yg bisa kamu berikan ke role tersebut, bukan hanya apa yg kamu cari. Objective masih bisa dipakai jika kamu fresh graduate/sedang career pivot, selebihnya tidak wajib.
2. Informasi personal yg tidak perlu -> Alamat rumah lengkap, nomor KTP, jumlah tanggungan, status pernikahan, agama, hingga informasi kesehatan tidak perlu dicantumkan. Selain tidak selaras, data seperti ini juga berpotensi menimbulkan bias di proses rekrutmen.
3. Foto (utk posisi yg tidak membutuhkannya) -> Jika posisi yg dilamar tidak menuntut penampilan secara spesifik/tidak akan berhadapan langsung dengan customer/client, sebaiknya foto tidak disertakan. Fokuskan CV pd pengalaman dan kompetensi. Di beberapa negara/industri memang masih ada pengecualian, jadi riset tetap penting. Bila foto diikutsertakan maka dikhawatirkan akan menimbulkan bias dalam rekrutmen.
4. Menggabungkan CV dengan dokumen lain -> Sertifikat, scan KTP, atau dokumen pendukung sebaiknya terpisah. CV idealnya berdiri sendiri sebagai ringkasan profesional. File yg terlalu kompleks justru bisa merugikan.
5. Keyword yg terlalu sering dipakai -> Kata-kata seperti “hard-working”, “fast learner”, atau “motivated” sudah terlalu umum. HR lebih tertarik pada kata kerja aktif + spesifik dengan role yg dilamar karena itu menunjukkan output dari pekerjaanmu.
6. Grafik dan elemen visual berlebihan -> Desain yg terlalu ramai memang terlihat menarik, tetapi sering mengorbankan isinya lho. Beberapa ATS juga kesulitan membaca grafik, tabel, atau logo. Sederhana, rapi, dan jelas jauh lebih efektif ya teman-teman.
7. Bagian-bagian yg tidak menambah nilai -> Cover page, judul “Curriculum Vitae of…”, atau halaman pembuka yg panjang sebaiknya dihilangkan. Recruiter rata-rata hanya punya hitungan detik utk memindai CV. Jadi, buatlah ringkas dan langsung ke poin penting.
8. Paragraf panjang -> Ubah informasi jadi bullet points agar mudah dibaca. Jaga agar setiap poin singkat, jelas, dan fokus pd hasil atau kontribusi, bukan cerita panjang/sekadar menyebutkan to-do list.
Kalau kamu ingin memastikan CV-mu sudah benar-benar siap utk proses rekrutmen ke depan/berdiskusi terkait strategi berkarier, Magne Career menyediakan:
a. CV ATS & Cover Letter Review
b. Interview Simulation
c. Career Coaching
d. LinkedIn Audit
Seluruh layanan tersedia secara 1-on-1, dengan jadwal fleksibel, dan didampingi praktisi HR/profesional industri. Klik tautan di bio (WhatsApp)/DM kami utk informasi lebih lanjut ya! 🤩
Hari ini hari yang sangat luar biasa, kemarin malem berantem hebat sama ayang. Berangkat-pulang kerja naik busaway, sampai rumah ternyata aunty-uncle batuknya makin parah. Langsung kabur cari penginapan deket kantor.