Dipendam... sesak.
Diungkapkan... jadi perdebatan.
Seolah perasaanku tidak pernah punya tempat untuk pulang. Saat aku diam hati terasa penuh, sampai hampir pecah. Tapi saat aku bicara kata - kataku justru dipelintir menjadi salah.
Aku belajar tidak semua kejujuran diterima dengan pemahaman. Ada yang justru berubah menjadi pertengkaran.
Akhirnya aku memilih diam, bukan karena tidak punya rasa, tapi karena lelah harus menjelaskan pada seseorang yang hanya ingin membela diri.
even habis nangis semaleman, mau sedih sambil jungkir balik pun dunia gak akan peduli. jadi tetap bangun pagi, dandan yg cantik, beli makanan yang kamu suka, beli kopi yg enak, sisanya biar Allah yg atur! tenang, backingan kita Allah lebih besar dr beban hidup.
makin kesini makin males ngebela diri sendiri, kalo ada yg bilang gue jahat, gatau diri, egois, sok iye, santai aja lu bener ko, hidup mah gausa kebanyakan klarifikasi
Kembalilah jadi perempuan yang cantik dengan senyum manis, yang ceria dan penuh tawa. Bahagiakan diri sendiri, rawat diri, treat yourself like a queen.
Makan makanan yang kamu suka, pergi ke tempat yang bikin kamu happy, beli hal yang kamu inginkan, dan kejar all wishlist yang kamu susun itu. Lakuin hal-hal yang bikin hati tenang, stop overthinking hal yang cuma nguras energi. Karena pada akhirnya, bahagia-mu ditentukan dari pilihanmu sendiri. (Katacerdas)
Semandiri-mandirinya perempuan, ngeliat perempuan lain ditemenin pasangannya dateng ketempat lucu, dianterin beli makanan meskipun cuman beli sempol, gitu aja udah ngerasa kalah.
sabar yaa suatu saat nanti, semoga kamu memiliki rumah yg selalu membuatmu merasa pulang, kendaraan yg bisa mengantarmu kemana saja, pasangan yg setia, pernikahan yg bahagia, orang tua yg bangga denganmu, dan mertua yg tidak pernah menyesal melepas anaknya untuk bersamamu.
berulang kali bilang “kepala mau pecah”, ratusan kali bilang “aku stress bangett”, dan ribuan kali bilang “ga kuat mau nangis”, tapi nyatanya selalu berhasil menyelesaikan dengan baik meski kadang ga sepenuhnya puas. intinya, you are more than what you think
bukannya alay, tapi dokumentasi itu emang penting bgt. In the next future kmu bakal kangen dengan semua moment yang udah dilewati. and only archives, documentation yang bisa mengobati rasa rindumu.
ternyata bener ya, kita memang harus cari yang sama sama butuh, yang sama sama takut kehilangan, yang sama sama suka dan sayang, yang sama sama berjuang punya effort biar dapet feedback yang setara, yang sama sama bisa saling mengerti serta menghargai.
semua orang keliatannya fine. tapi once u sit and talk, kamu bakal sadar, banyak yang sebenarnya lagi struggle. senyumnya manis, fotonya bagus, tapi dalamnya penuh akan sesuatu yang ga pernah bisa diceritain. we're all just trying to look okay while figuring out how to survive.