kalo suka versi bahasa indonesianya, berarti memang editornya dan pengalih bahasanya keren banget.
catat namanya, follow social media-nya kalo ada, cari info buku apa aja yg dia terjemahkan.
menurutku, alih bahasa aset besar di setiap penerbit.
belum bisa digantikan AI.
percayalah akun cowo hidden gem lebih brengsek aslinya, ava ga jauh jauh dari item doang, ngetweet dikit, reply sama following cuma ke cewe-cewe yang pernah dia cicip
stop melabeli perempuan dengan sebutan "galak" atau "kaku". Because the truth is: “A woman only melts when she feels completely safe and provided for”.
om, coba intip sambel bantal nya, merek surabraja bukan? kalo merek surabraja itu toxin pewarnanya bisa bikin kangker om, ga tertulis tapi terkandung, agak nakal tuh perusahaan
Men are right, actually. They are indeed stronger than women. They are born to be the providers and protectors, which is why they have greater physical strength than us. This is exactly why they should be doing the cooking, cleaning, laundry, and dishes, taking care of the house, raising kids, and providing' free labor to the household. They should also be protecting' the house, the women, and the kids by guarding the home all night outside. Since women are emotional, they should be using those emotions to go out into the world and live their happy, chaotic lives. It's not sarcasm, it's biology. Biology made men stronger so they can handle the household, you see that right?!
Izin menjelaskan 🙏
Pria cenderung bisa terangsang, hingga ng4ceng spontan yang dipicu oleh stimulus visual dari pasangan yang disukai. Ng4ceng bisa muncul dari pikiran, penglihatan, atau kehadiran pasangan bahkan dalam situasi non-seksual, terutama jika ada ikatan emosional dan daya tarik fisik yang kuat.
Respons positif terhadap pasangan, seperti merasa dihargai atau dekat, dapat memicu desire dan arousal. Banyak pria mengalami “conditioning” di mana isyarat sederhana dari istri, seperti gerakan tubuh tertentu, menjadi pemicu karena asosiasi positif dengan keintiman.
Semoga bermanfaat!
Exploring the Link Between Daily Relationship Quality, Sexual Desire, and Sexual Activity in Couples. Archives of Sexual Behavior.
@yappingfess replynya pada pengen punya suami begini!! wkwk aku juga dulu pengen tp... be careful of what you wish for sih
belum aja lagi belanja bulanan di supermarket abis itu suami bilang "sayang pantat kamu geter2 dari belakang, sange deh" 😭
Najis banget perempuan ngaku feminist tapi lunak ke pelaku pelecehan abang sendiri. Kalau adek cowok gua kelakuannya ngelecehin apa gak gua tembak palanya langsung? Wkwkwk
ada bberapa unpopular opinion :
1. Banyak lelaki yang sudah menikah, tapi masih mencintai orang masa lalunya.
True love isn't a thing,for some men. They just simply continue to live.
2. Setelah menikah ,Seks after konflik is a good sex.
3. Anak adalah hal yang terindah dan menyebalkan menjadi 1 sekaligus anchor pernikahan(jikalau ada)
No marriage isnt scary , the person you are going to marry will be.
Banyak yg ngeremehin faktor cinta dan kasih sayang ketika bahas pernikahan.
- "Nikah itu ibadah, cinta itu belakangan"
- "Udah umur, dia mapan, udh ajalah."
- "Tunggu apalagi, udh ada yg melamar."
Ga aware bahwa dampak negatif nikah tanpa cinta itu bisa lintas generasi.
OHHH jadi sekarang kalau cewe perawan itu hal penting tapi kalau cowo perjaka itu bukan hal yang boleh kita tau ya bang?
no wonder sih banyak cowo yang brengsek🤡🤡🤡
@itsdonerama@keyikeyko engga ky gini cm lari dr masalah dan creating time bomb krn masalah lo ga pernah bener bener diselesein. not as smart as you think it is it just shows how bad you are at problem solving and communication.