Agensi Gold Medalist akhirnya buka suara setelah #KimSooHyun setahun penuh diterpa kontroversi.
Agensinya, Gold Medalist bilang hasil penyelidikan resmi membuktikan kalau berbagai tuduhan yang disebarkan Kim Se Ui dari Gaseyeon itu tidak benar. Chat KakaoTalk yang dulu dipakai sebagai bukti ternyata disebut hasil manipulasi, bahkan rekaman suara mendiang Kim Sae-ron juga dikonfirmasi sebagai rekayasa AI
Karena kasusnya dianggap serius, Kim Se Ui secara resmi ditahan atas dugaan pencemaran nama baik, ancaman, penyebaran ilegal, sampai percobaan pemerasan.
Dulu waktu konferensi pers Kim Soo Hyun bilang sambil nangis: "Aku gak akan minta kalian percaya begitu aja. Aku bakal buktiin semuanya."
Dan sekarang pihaknya bilang selama setahun terakhir dia memang fokus buat membuktikan kebenaran itu lewat jalur hukum.
https://t.co/UvxQo093mZ
Giant Honeybees use a collective defense known as "shimmering" to deter wasps and other predators, whereby hundreds of individual bees flip their abdomens upwards in a coordinated wave-like pattern.
BREAKING: Spanish PM Pedro Sánchez to Trump:
We are not going to be accomplices to something that is bad for the world and that is also contrary to our values and interests, simply because of the fear of reprisals from some.
We have absolute confidence in the economic, institutional and I would also say moral strength of our country.
House on wheels season 5 ga sesuai ekspektasi. 2 episode pertama kurang menarik untuk mengawali comeback setelah 3tahun. Episode 3 baru berasa asik pas ada Gong Myung
SIARAN PERS
BMKG: Bibit Siklon Tropis 95B Menguat, Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sekitarnya
Jakarta, 26 November 2025 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menganalisis perkembangan signifikan Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka. Analisis tersebut menunjukkan bahwa 95B meningkatkan intensitas dan memicu potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem serta angin kencang di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Riau dan sekitarnya.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari Bibit Siklon 95B. Saat ini BMKG terus memantau intensitas 95B dan meminta stakeholder terkait untuk memastikan langkah mitigasi demi meminimalisir hal yang tidak diinginkan.
“Pemerintah daerah siaga terhadap potensi dampak dari cuaca ekstrem seperti potensi banjir, banjir pesisir, dan pohon tumbang akibat angin kencang. Khusus bagi nelayan dan pelaku transportasi laut harus benar-benar memperhatikan kondisi gelombang tinggi yang berisiko menganggu keselamatan pelayaran. Keamanan dan keselamatan merupakan prioritas utama kita bersama,” kata Faisal, Rabu (26/11).
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyampaikan bahwa berdasarkan analisis tanggal 26 November 2025 pukul 01.00 WIB, sistem ini masih berada di dekat perairan timur Aceh dan memicu pertumbuhan awan hujan yang meluas. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan lebat hingga ekstrem disertai angin kencang di wilayah pesisir Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.
“Peluang bibit ini berkembang menjadi siklon tropis cukup tinggi dalam 24 jam ke depan, mengingat teridentifikasi adanya peningkatan angin kencang hingga lebih dari 35 knot (65 km/jam), sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam waktu dekat,” jelas Guswanto.
Senada, Direktur Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa dalam 24 jam ke depan, Bibit Siklon 95B akan memberikan dampak langsung terhadap cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia terutama di sekitar Aceh dan Sumatera Utara. Berdasarkan hasil analisis BMKG, sistem ini berpotensi menimbulkan hujan lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumatra Utara, serta sebagian wilayah di Sumatra Barat dan Riau; dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumatera bagian Utara.
Bibit Siklon 95B berpotensi menimbulkan gelombang tinggi (2.5-4.0 m) di Selat Malaka bagian Tengah, Perairan Timur Sumatra Utara, serta Samudera Hindia barat Aceh hingga Nias. Sementara itu, gelombang sedang (1.25-2.5 m) berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan Rokan Hilir, Dumai-Bangkalis.
“BMKG melalui TCWC Jakarta akan terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam penuh terhadap pergerakan sistem ini. BMKG menekankan pentingnya mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG dan menghindari penyebaran informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Andri.
BMKG mengingatkan bahwa informasi ini bertujuan memberikan panduan kewaspadaan. Untuk mengetahui detail prakiraan cuaca harian, peringatan dini, dan pembaruan terkini, BMKG mengimbau masyarakat memantau secara berkala kanal resmi BMKG: situs https://t.co/JWRniK9ARu**, akun media sosial @infoBMKG, dan aplikasi InfoBMKG
Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama
Instagram: @infoBMKG
X: @infoBMKG@InfoHumasBMKG
Facebook: InfoBMKG
YouTube: infoBMKG
TikTok: infoBMKG