Kalau baca isi komentar dalam konten video penjarahan yang terjadi di Sibolga, kita akan menemukan sentimen negatif, ungkapan untuk meng-cancel empati, hingga membatalkan niat berdonasi.
Hal ini terjadi karena ada bias urban dalam cara kita melihat masalah.
[0/20] Bonus demografi sering disebut sebagai pintu emas menuju Indonesia maju, tapi benarkah akan otomatis jadi berkah? Mari kita diskusikan dalam utas berikut…
lawan kita bukan mereka yg pegang senjata, lawan kita bukan orang, melainkan cara berpikir yg membuat kejahatan jadi sistem budaya, sehingga belanda, jepang pergi atau soeharto mati, tapi mental penjajah en soeharto yg menindas, korup, eksploitatif, feodal, fasis dst lanjut terus
Andai sudah lihat betapa tak ada kaitan antara apa dan kita yang anda inginkan dan yang diinginkan oleh negara, termasuk DPR di RUU TNI? Itu yg kalian puja di Pemilu sampai musuh2an? Begitu terpilih, anda dan kita semua jadi bukan siapa2 di mata kepentingan mereka
@bacottetangga__ nyari kerja susah
merintis buka usaha kecil dipalak preman
usaha mulai maju dikit dipalak sri mulyani
pas udah kaya, beli mobil pake bbm non subsidi, eh ditipu pertamina
Sebenarnya, pemerintah itu tidak melakukan efisiensi, tapi melakukan realokasi. Uang rakyat yang seharusnya untuk membangun kesejahteraan malah disedot, dialihkan ke rapat mewah, menteri yg berjejer tanpa guna, wakil menteri yg numpuk tanpa hasil, staf khusus yg bertebaran tanpa kerja nyata, sampai utusan khusus yang entah ngapain kerjanya.
Jangan tertipu oleh permainan bahasa pemerintah yang licik! Perhatikan tipu muslihat mereka selama ini:
1. Bukan "ditangkap", tapi "diamankan demi ketertiban" seolah rakyat adalah ancaman, padahal mereka adalah pengacaunya!
2. Bukan "harga naik", tapi "penyesuaian tarif baru" padahal kesejahteraan warga semakin buruk, sementara mereka duduk manis di di Lexus Mewah dengan sirene Patwal.
3. Bukan "kenaikan pajak", tapi "penyesuaian tarif pajak" yang mencekik rakyat sedangkan yang kaya semakin kaya.
#LawanAjaDulu
Postingan ini mengandung alegoris yg sangat dalam...
Pemimpin besar revolusi, Kamerad Neneng mengirim sinyal kepada pengikutnya untuk memulai revolusi dengan mempersenjatai diri dengan arit. Perkuat basis akar rumput, satu komando bersama Nenengisme ganyang Kapitalis Birokrat!
Keterangan resmi Pengurus Pusat the Jakmania bersama dengan anggota the Jakmania yang dituduh di berbagai platform media sosial melakukan pemerasan/pemalakan di pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung.
—
#InfokomJakmania#PersijaSelamanya
@pophariini “Kenangan terentang, bagai lukisan terpanjang. Tak pernah bertepi selalu ada dan menggoda”
“Aku rindu ibu, wibawa ayah dan suasana yang ada”
Buat gua yg selalu jauh dari rumah “Pulang” nya Dik Doang terbaik 👍
Kelak:
menolak tambang batubara = menolak Islam Nusantara
Menolak tambang = menolak PBNU
Bahaya banget. Agama dijadikan bamper bagi perusakan lingkungan dan kepentingan pemilik modal.