Kamis 11 Okt, jam 14.00 ada kuliah umum dgn tema
*Synthetic Aperture Radar onboard CN235MPA Aircraft for Disaster Monitoring*
Oleh Prof Josaphat, Phd
Chiba Univ Japan
Silahkan hadir di Auditorium @CurugSTPI @BPSDMP151@PPSDMlaut@PPSDMPD@pusbangsdmhubud@kemenhub151
PESAWAT AIR CANADA TABRAKAN DENGAN TRUK DAMKAR SAAT MENDARAT DI BANDARA LA GUARDIA.
Dilaporkan 2 korban meninggal dunia dan 4 korban kritis (truk damkar).
Bandaranya sementara tutup.
The Israeli Air Force (IAF) claims to have destroyed an Iranian Airbus A340, commonly known as "Iran Force One." The IAF carried out the attack at Mehrabad International Airport in Tehran.
https://t.co/u3JwRHm4ju
DEVELOPING: An Air Tractor AT802 Pelita Air (PKPAA) operating IP7101 from Long Bawan (WAQJ) to Tarakan (WALR) reported crashed.
Aircraft usually carry fuel for resupply flights to Long Bawan.
27JAN2026: Pesawat Cessna Caravan C208B PKSNS yang dioperasikan Smart Cakrawala Aviation melalukan pendaratan darurat air di Nabire.
Menurut info yang diterima, pesawat sedang melakukan penerbangan dari Nabire ke Kaimana. Setelah lepas landas, pesawat mengalami gangguan mesin dan crew memutuskan untuk RTB ke Nabire namun pada akhirnya memutuskan untuk mendarat darurat di air di pantai Nabire. Crew dan pax semua selamat. 👍
Good Job Capt Tania K n FO Bagus!
Note: Requoted for correct date.
27Feb2026: Pesawat Cessna Caravan C208B PKSNS yang dioperasikan Smart Cakrawala Aviation melalukan pendaratan darurat air di Nabire.
Menurut info yang diterima, pesawat sedang melakukan penerbangan dari Nabire ke Kaimana. Setelah lepas landas, pesawat mengalami gangguan mesin dan crew memutuskan untuk RTB ke Nabire namun pada akhirnya memutuskan untuk mendarat darurat di air di pantai Nabire. Crew dan pax semua selamat. 👍
I have MANY questions 😭
1. Yellow Arrow: Last ADSB position (and direction detected on ADSB)
2. Red circle, reported locations of wrecks on social media (foto2 FCOM n puing2) (Not yet official, and need to be verified)
3. Yellow dotted line, speculative trajectory (lateral only)
This looks like a mess...
Kenapa kok bisa?
Cuman, ini nyambung sama statement dari DJPU sih... khusnsnya point 4 & 5... dotted yellow linenya nyambung dengan ini.
Jadi penasaran, instruksinya apa? MSA (Minimum Sector Altitude) disana 8500, pesawat udah 6000 and/or dibawah... Kalau lagi gak di jalur sesuai prosedur, ya mestinya naik ke 8500... cuman boleh dibawah 8500 kalo emang on procedure path. Kalau instruksinya benar, pilotnya ngikutinnya sesuai atau tidak?
So many questions... We can only ask, but we cannot conclude. Untuk conclusion, ya nunggu more information atau yah, nunggu hasil investigasinya...
May He bestow and give the best for them! 🙏🙏🙏
Buat yang masih mengira bahwa bandara IMIP/Morowali masih merupakan bandara ilegal liar dan tak berijin... 🙄🙄🙄
Yuk, kita luruskan dengan fakta!
Berikut keterangan yang saya berikan ke media yang menanyakan seputar kabar aneh gak jelas yang satu ini:
1. Bandara IMIP merupakan bandara dengan ijin bandara khusus.
2. Bandara khusus boleh dioperasikan sendiri selama tidak melayani penerbangan reguler/umum niaga berjadwal.
3. Penerbangan kesana ada Transnusa (dari Manado) SuperAirJet dan Indonesia Air Asia (dua²nya dari Jakarta), dan penerbangan tersebut adalah penerbangan charter (niaga Non-Jadwal), selain itu ada penerbangan yang dioperasikan khusus dengan pesawat sendiri dari IMIP, melalui perusahaan penerbangan charter lainnya.
4. Ijin bandara khusus tetap memiliki SOP dan fasilitas penanggulangan darurat sesuai standar, serta ketentuan² keselamatan dan keamanan lainnya sesuai peraturan kemenhub.
5. Penerbangan charter kesana tetap dicover asuransi oleh pihak operator.
6. Karena bandara ini sudah mengantongi ijin, bandara ini terdaftar kok.
7. Bandara ini juga memiliki aeronautical information publication yang disetujui kemenhub juga, seperti peta² prosedur yang digunakan oleh pihak maskapai yang dicharter terbang kesana.
8. Tidak adanya bea cukai dan imigrasi ini karena memang selama ini bandara tidak secara reguler melayani penerbangan internasional, hanya domestik.
9. Jika ada penerbangan internasional, maka, pesawat harus singgah terlebih dahulu di di bandara internasional untuk menyelesaikan urusan imigrasi dan kepabeanan.
10. Sesuai regulasi, bandara non-internasional juga sebenarnya bisa melayani penerbangan internasional selama personil bea cukai dan imigrasi diadakan, atas biaya operator pesawat, atau bandara, atau oleh negara secara sementara.
11. Untuk terbang ke bandara IMIP (ataupun bandara manapun di Indonesia), operator penerbangannya harus mengantongi Flight Approval yang diterbitkan oleh Kemenhub, dan ini dibutuhkan sebelum pihak pelayanan navigasi dan lalulintas udara (AirNav) mengijinkan pesawat tersebut berangkat menuju bandara tujuan.
12. Bila ada insiden/kecelakaan, ya penanganannya sesuai SOP bandara, dan kemenhub, serta KNKT jika kriteria kejadiannya mengharuskan adanya investigasi KNKT.
13. bandara khusus / non-umum itu bukan hal baru maupun istimewa, dan ada ketentuan dan peraturan yang membolehkannya. Hal ini TIDAK UNIK/SPESIAL hanya di IMIP Morowali saja. ada Weda Bay, Pelalaaan di Riau, bahkan di Jakarta ada bandara khusus, Pondok Cabe, lalu lapter cibubur, lalu bandara² perkebunan di Provinsi Lampung juga ada beberapa.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bekerja sama dengan Textron Aviation melaksanakan "Workshop on the Development of the Seaplane Industry in Indonesia" di Jakarta (24/6/2025).
#SelamatAmanNyaman#LewatUdara#MenghubungkanIndonesia
We are continuing to process data from receiver sources individually. Additional processing confirms #AI171 departed using the full length of Runway 23 at Ahmedabad. RWY 23 is 11,499 feet long. The aircraft backtracked to the end of the runway before beginning its take off roll.
At takeoff, the 787 reportedly used only ~1.8 km of runway, very short for a long-haul flight.
The same flight yesterday used at least 25% more runway. Min requirements are 2.5km
Was there a miscalculation in takeoff?
#airindia#ai171#airindiacrash#airindia@flightradar24
Pertanyaan yang terus menghantui kecelakaan Jeju Air JC2216/HL8088 di Muan: Kenapa ada si gundukan/tembok/tanggul Localizer antena? (1/5)
1. Landasan di Muan itu tidak rata. Ada slope 0.2% menurun dari utara ke selatan (ini juga bisa mengakibatkan pesawat sempat floating diatas runway agak jauh hingga hanya mendarat dengan sisa runway 1600m). Runway dengan slope 0.2% ini masih dalam batasan normal. (Kalau tidak salah limitnya di 2% slope)
2. Akibat kemiringan itu, jika diletakkan di permukaan tanah, maka sinyal dari localizer tidak bisa meng-cover runway dengan sempurna, makanya dinaikkan. Ini kenapa dia dinaikkan. Beda threshold runway 01 dan 19 aja udah 6 meter...
Musibah Azerbaijan Airlines J2-8243 (E-190 reg: 4K-AZ65)
Info:
1. Informasi mengenai berapa orang onboard masih ditelusuri, untuk sementara estimasi 67 orang onboard (2 pilot, 3 awak cabin dan 62 penumpang).
2. Mukjizatnya, musibahnya adalah survivable accident, dengan 25-29 survivors (angka berubah-ubah dengan perkembangan situasi)
3. Pesawat berangkat dari Baku (GYD) pada 03:55UTC menuju Grozny (GRV).
4. Penerbangan seharusnya hanya memakan waktu sekitar 1 jam.
5. Pesawat tidak bisa mendarat di Grozny akibat alasan cuaca (dasar awan di 800 feet dengan jarak pandang 3500m).
6. Pesawat kemudian memutuskan untuk divert ke Makhachala Uytash (MCX).
7. Kondisi cuaca di MCX pun memburuk dengan dasar awan 2400 feet namun jarak pandang menurun dari 6000m ke 3600m.
8. Data ADSB di situs Flightradar24 mulai menangkap posisi pesawat sekitar 0607UTC, dengan pesawat sudah declaring emergency (transponder code 7700 terdeteksi menunjukkan kondisi darurat di transponder pesawat yang di set oleh crew).
9. Menurut rekaman data ADSB, pesawat menunjukkan mengalami kesulitan pengendalian (flight control problems) dengan ketinggian yang tidak menentu.
10. Rekaman2 video menujukkan pesawat memang tidak dalam kondisi stabil sebelum jatuh (naik-turun), dan penerbangan nahas ini berakhir dengan pesawat menabrak permukaan tanah dengan hidung turun dan sayap miring ke kanan.
Catatan2:
1. Dikabarkan bahwa pesawat mengalami GPS spoofing dan jamming ketika mencoba mendarat di Grozny. Namun hal ini seharusnya tidak mengakibatkan pesawat jatuh karena sistim navigasi tidak memaksa sistim kendali pesawat untuk mengikuti data yang error (dalam arti: seharusnya bisa diterbangkan dengan manual atau dengan autopilot tanpa input dari komputer navigasi).
2. Reuters sempat mengabarkan bahwa pesawat mengalami birdstrike (menabrak burung), dan ini masih belum dikonfirmasi. Jika ini terjadi, maka ini bisa menjelaskan (tetapi bukan menyimpulkan) kenapa pesawat tidak berada dalam kondisi flight control problems.
2.1. Pesawat E190 menggunakan fly-by-wire flight control system.
2.2. Input untuk flight envelope protection pesawat salah satunya adalah Angle of Attack, dan uniknya E170/190 tidak menggunakan "Angle of Attack" vane seperti pesawat lainnya tetapi mendapatkan informasi angle of attack tersebut dengan komputasi perbedaan data dari 4 pitot-static tubes yang berada di hidung.
2.3. Untuk flight envelope protection selain Angle-of-Attack, untuk mengukur kecepatan seperti pesawat lainnya, pesawat ini menggunakan TAT Probe (Total Air Temperature probe) untuk mengukur suhu udara, untuk mempertajam perhitungan kecepatan udara pesawat.
2.4. Jika terjadi birdstrike di hidung, 4 Pitot-static tube bisa terganggu fungsinya atau malfungsi. Selain itu, TAT probe juga bisa menghasilkan informasi suhu udara yang salah dan tidak stabil. Ini bisa mengacaukan flight envelope protection sistim Fly-By-Wire pesawat, namun seharusnya, dalam kondisi data udara tidak reliable, fly-by-wire seharusnya melakukan degradasi dari "Normal Law" ke "Direct Law" (dimana Direct Law ini tanpa flight envelope protection).
2.5. Butir 2.4 diatas ini bukan kesimpulan atau mengerucut kepada penyebab, tetapi hanyalah komentar berdasarkan informasi yang sempat beredar via Reuters bahwa pesawat sempat mengalami bird strike, pengetahuan mengenai efek birdstrike jika mengenai air data reference sensors (pitot static tubes, dan TAT probe), dan apa yang saya ingat dari pernah baca manual E170/190 beberapa tahun silam mengenai flight control system E170/190.
2.6. Butuh diketahui juga, bahwa E170/190 ini secara statistik hingga tahun 2022 adalah tipe pesawat teraman di dunia dengan tingkat kecelakaan terendah dari semua tipe pesawat jet komersil yang ada dan pernah mengalami insiden/accident.
Effective immediately: Following the directive received from the Directorate General of Civil Aviation of the Republic of Lebanon, all passengers flying from Beirut Rafic Harirl International Airport (BEY) are prohibited from carrying pagers and walkie-talkies on board flights. The ban applies to both checked and carry-on luggage, as well as cargo, and will be enforced until further notice.
Akhirnya, ada yang nulis kejadian Bawean (TNI-AU 'vs' US Navy) dengan objektif dan bukan 'nasiolisme bombastis' sehingga lebih dapat dipahami kenapanya... Dan apa mitigasi yang dilakukan setelahnya.
👍👍👍
Take off di jalan lurus? ❌
Take off di jalan gak lurus? ❌
Take off diatas jembatan? ❌
Take off dibawah jembatan? ❌
Take off di jalan lurus DAN dibawah jembatan? ✅💯
Swiss Air Force emang rada2 gimana gitu...
The Philippine Air Force boasted its major feat in defeating a F-22 Raptor stealth fighter aircraft with a FA-50 LIFT/SAA during this 2023’s Exercise Cope Thunder in Clark, Pampanga.
📸: The Fighter’s Journal 76th Founding Anniv Ed. (5th FW, ADC Official Publication)
Accident News:
28May2023
Locatiin: Ciwidey, Bandung Area
Type: Bell 412
Operator: Penerbad / TNIAD
Registration: HA-5187 (unconfirmed)
Onboard: 5 crew, all survived, no heavy injuries.
Training mission.