@tanyarlfes nder lu ga kasih affirmasi ke cowo lu nih? minimal kuatin dia, kasian ntar malah tambah insecure, tugas lu agak banyak, semangat ya, semoga lu kuat jalanin hubungan sama dia
@creepylogy_ Demi Tuhan, terima kasih kpd petugas kepolisian yg ternyata mampu menyelesaikan kasus tanpa berlarut-larut, terima kasih banyak.
Semoga anak-anak Almarhumah diberi ketabahan hati serta kemudahan di sepanjang hidupnya
@prabowo Pak tolong pak, saya gak ngerti harus lapor/urus ke mana, DTKS Indonesia sangat amburadul, pendataan tdk merata, hasilnya tidak tepat sasaran. Tolong pak, daerah yg tertinggal begitu banyak, anak-anak yg gabisa rasain bangku sekolah apa lagi. Tolong diperbaiki pak
@berinspirasi_bd Serius daerahnya gaada sekolah gratis? Pemerintah ga tau apa gimana sih? Yg kaya gini kan harusnya semua terdata, jelas-jelas orang kurang mampu loh ini, DTKS Indonesia parah banget, pendataan tidak merata dan parahnya tidak tepat sasaran. Ya Allah
Ternyata luka anak itu karena jatuh di sawah . Padahal si ibu guru honorer sudah sempat mendekam di penjara seminggu karena di tuduh melukai murid nya & tidak sanggup bayar 50 juta untuk uang damai .
Kok baru sekarang istri polisi itu bilang yg sebenarnya?
Apa karena tau akan gagal dapat 50 juta & malah ketakutan karena berita nya sudah viral ?
bisa di tuntut membohongi publik .. nih ..
Yang kasihan ibu guru honorer nya . Beliau Harus nya dapat kompensasi & restorative justice.
https://t.co/nKcyd6IlE2
INTIMIDASI via pin komentar, Abuse of Power era baru (Media Sosial)
Masih ingat guru SMP yang DIPECAT hanya gara2 Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil TERSUNGGING dengan kritik dan komentar warganya?
Ya, Gibran melakukan hal yang sama hari ini. Gibran terpantau mempin komentar salah satu netizen di kolom komentar instagramnya pada konten blusukan di terowongan MRT di Jakarta
Tujuannya jelas. Agar para BUZZER Gibran dan penjilat2nya mempersekusi pengguna yang dipinned tersebut sekaligus mendapatkan simpati bahwa seolah2 Gibran adalah korban "penghinaan"
Lalu orang tersebut akan dikucilkan di "real life"nya, lalu mentalnya jatuh. Kalo dia kerja disebuah perusahaan, maka biasanya akan dipecat dengan alibi perusahaan tdk mau terkena imbas. Syukur2 dia tdk bunuh diri
Cara seperti ini adalah DIKTATOR versi modern. Hanya dengan modal "pinned" atau balas komentar singkat, maka dia akan dihajar oleh ribuan penjilat2nya secara bertubi2. Bahkan pelakunya bisa diteror, bahkan data pribadinya disebarluaskan
Ridwan Kamil dan Gibran sudah melakukannya. Mereka terpantau melakukannya bukan hanya sekali, tapi sudah beberapa kali
Selain mendapatkan simpati, ada kepuasan batin kpd pemimpin model seperti ini. Naluri manusia selalu ingin dilihat memiliki power, tapi era sekarang tak mungkin melakukan kekerasan secara langsung
Maka, orang ketika dilibatkan untuk menunjukkan betapa mengerikannya telunjuk seorang penyelenggara negara
Kalian hanya boleh memuji, tapi jangan mengkritik, apalagi sampai nada yang keras
Jangan coba2 sama orang yang gampang BAPER macam Ridwan Kamil dan Gibran, lo bisa dipecat atau rumah lo bisa dipersekusi
"Heil...Gibran, ja...ja...ja...!"
Prabowo “Di Sandera”…??
Tolong semua kader @Gerindra@Fraksi_Gerindra, bilang sama @prabowo, seandainya beliau disandera Dinasti Mulyono karena :
• Ada Bukti Korupsi, kami maafkan..
• Ada Bukti Kecurangan, kami maafkan…
• Ada Bukti yang mempermalukan, kami maafkan…
Tidak penting semua itu sekarang, karena di era rezim Pinokio, semua pejabatnya tidak ada yg bisa lolos dari jebakan Korupsi, Curang dan Prilaku Memalukan..
Yang tidak bisa kami maafkan adalah jika Probowo MEMBIARKAN, apalagi MELINDUNGI Mulyono dan Dinastinya melenggang bebas dari jerat hukum….
Share biar sampai ke telinganya Presiden Prabowo
#AdiliRajaNgibul&Dinastinya
Hari kerja pertama, fufufafa langsung nyalib Presiden.
Fakta, hari kerja pertama pemerintahan Prabowo, Fufufafa langsung unjuk gigi seakan melebihi Presiden yang "hanya" ada di Istana menata Kabinet, sementara Fufufafa langsung :
1) menerima PM Korea Selatan
2) menerima Wapres China
3) mengunjungi pembangunan MRT
Dari 3 (tiga) kegiatan Fufufafa tersebut diliput oleh Media Nasional dan Internasional melebihi liputan pelantikan Menteri, Wakil Menteri dan Pejabat setingkat Menteri yg dilakukan Bpk Presiden karena memang bobot beritanya seakan lebih penting.
Ini terlihat bahwa semua media utama meliput kegiatan Fufufafa tsb.
Tim Media Fufufafa sepertinya lebih sigap dibandingkan Tim Media Presiden.
Analisis,
1) Fufufa sepertinya sudah melaksanakan arahah atau mungkin kesepakatan Solo untuk tampil lebih menonjol dari Presiden.
2) sepertinya tim pencitraan Jokowi sudah beralih tugas utk melakukan pencitraan Fufufafa.
3) Tim Media, influencer, dan buzzer yg selama ini dibiayai oleh Oligarki pendukung Jokowi sudah bekerja untuk pencitraan Fufufafa
4) Menteri, Wakil Menteri, Pejabat setingkat Menteri yg saat ini sebagian besar adalah loyalis Jokowi sudah menyiapkan karpet merah buat unjuk "prestasi" Fufufafa
5) jangan heran jika beberapa hari lagi akan muncul hasil survey kepuasan terhadap kerja Fufufafa
Kesimpulan, Fufufafa - bukanlah ban serep dan langsung menyalib Presiden dihari kerja pertama