๐จTwo days ago, Persis Solo posted a poster featuring lots of suckermouth catfish, which have been a recent issue in Jakarta, to promote their upcoming match against Persija Jakarta.
Today, Persija Jakarta responded in style, beating Persis Solo 4โ0 at GBK. Their social media then fired back in the psywar by uploading an animation of the โTembok Ratapan Soloโ ๐
Great banter from both clubs!
Cobain mandi dalam kondisi gelap + air hangat
Saat lampu dimatiin:
- sistem saraf langsung rileks
- detak jantung dan nafas melambat
Ditambah air hangat:
- suhu tubuh naik- lalu turun setelah mandi
- Ini memicu hormon tidur (melatonin)
Hasilnya: Badan/ tubuh masuk mode siap tidur dalam hitungan menit
Kenapa?
Karena otak kita hanya 2% dari berat badan tp memakai 20% energi dan setengahnya dipakai untuk melihat.
Artinya? Setiap cahaya yang masuk ke mata sama dengan beban kerja besar buat otak kita manteman.
Yuk cobain๐
Just spent two hours talking to this guy about AI:
- completely changed the game
- most efficient team member
- outperformed with limited resources
- misunderstood in the court of public opinion
- always has the answer
Turns out he was actually talking about Allen Iverson.
"Mau ngelakuin adegan dewasa nggak?" ucap bu Sari begitu kami sampai di depan pintu kontrakannya.
"Tapi aku belum pernah..." ujarku gugup dan ragu.
"Udah gapapa. Nanti ibu ajarin sampe bisa." ia meraih tanganku, mencoba meyakinkanku.
"Ayo, ga usah takut. Malu loh, kalo ga bisa," ucapnya setengah memaksa sambil tanganku ditariknya.
Jujur, baru di umur segini ada yang mengajakku melakukan hal seperti ini, sama cewek yang lebih tua lagi. Aku ragu, takut, tapi deep inside ada rasa penasaran juga. Kalo bukan sekarang, kapan lagi coba, pikirku. Apalagi ada yang mau ngajarin.
*
"Pertama buka ini dulu. Nah, terus masukin di sini. Bukan... bukan di situ, agak bawah dikit," dengan telaten bu Sari mengajariku.
Aku melakukan semua yang diperintahkannya. Step by step. Setengah jam terlewat tak terasa, dan kami hampir tiba di penghujung cerita.
"Gimana, lega kan sekarang?" ucap bu Sari sembari tersenyum manja.
Aku melihat ke luar jendela. Kutarik nafas panjang dan berkata lirih, coretax anjing.
Guys ada satu hal tentang dunia creator yang jarang dibicarakan orang sekarang.
Banyak orang sibuk mengejar monetisasi di YouTube atau di X.Padahal ada satu platform lama yang diam diam masih menghasilkan uang cukup besar.
Facebook.
Di screenshot ini kelihatan beberapa payout dari monetisasi konten Facebook.
Ada yang $839,
lalu $1.128,
bahkan ada yang $1.269 dalam satu periode.
Sekilas angka itu mungkin terlihat biasa.
Tapi coba berhenti sebentar dan hitung.
$1000 itu kira kira Rp15โ16 juta hanya dari satu sumber monetisasi.
Sekarang pertanyaannya.
Kalau potensi monetisasinya masih sebesar ini, kenapa banyak creator justru lebih fokus ke platform lain?
Salah satu kemungkinan jawabannya sederhana.Karena Facebook sudah dianggap platform lama, banyak orang berhenti mencoba di sana.Padahal justru itu yang membuat persaingannya tidak sepadat platform lain.Dan kalau melihat contoh payout seperti ini, ada satu hal yang mulai kelihatan.
Sementara banyak orang berebut algoritma di platform baru, sebagian creator justru diam diam masih menghasilkan uang dari tempat yang dianggap sudah โsepiโ.Kadang peluang terbesar justru ada di platform yang sudah tidak terlalu diperhatikan orang.
ada riset yang menemukan fakta...
bahwa penderita gangguan psikologis berupa Animal Hoarding itu kebayakan perempuan.
temen mu ada yang pny banyak kucing???
judulnya
"...Animal hoarding is its own mental disorder, study argues..."
ditulis sama Bang Michael Price, th 2017.
๐ฑ Orang numpuk kucing/anjing merasa jadi penyelamat hewan, beda dg org yg suka numpuk barang bekas tapi. Makanya riset ini usul, kalau animal hoarding jadi gangguan sendiri, biar pengobatannya lebih pas.
๐ฑ Dari 33 kasus di Brasil, rata-rata 41 hewan, mayoritas wanita, dan lansia, sering setelah trauma besar, ikatan emosional kuat sama hewan hidup dan susah sadar kalau hewannya menderita. karna ditumpuk-tumpuk / dikoleksi.
๐ฑ sebelum ada yang tanya... ternak sapi, kambing, ayam dan ikan lele... bukan termasuk Animal hoarder yeee...
link : https://t.co/JvpSrEvLzY
https://t.co/1ZWgfQSB62
Gw baru sadar sesuatu dan ini bikin gw mikir lama.
Jadi gw langganan YouTube Premium. Bayar tiap bulan supaya gak kena iklan.
Tapi tunggu.
Iklan itu ada karena perusahaan bayar YouTube buat nampilin ke gw. Gw kesel sama iklannya. Terus gw bayar YouTube lagi supaya iklannya ilang.
Dua duanya keluar uang ke YouTube. Perusahaannya dan gw.
Yang menang siapa? YouTube.
Yang rugi siapa? Gw. Dua kali.
Dan yang bikin gw tambah mikir gw ngerasa seneng waktu langganan Premium. Ngerasa kayak menang, bebas iklan, hidup lebih tenang.
Padahal sebenernya gw baru aja bayar buat masalah yang mereka sendiri yang ciptain.
Mereka bikin iklannya se-annoying mungkin supaya lo mau bayar buat ilangin. Dan lo lakuin. Dan gw lakuin.
Kita semua lakuin.
Gak ada yang protes. Gak ada yang ngerasa aneh. Kita malah bilang 'worth it banget sih Premium.'
Worth it dari masalah buatan mereka sendiri Anjirlah
Di era sosmed dimana atensi menjadi currency, punya istri yg ga doyan cari atensi di sosmed untuk hal hal sepele itu suatu keberkahan.
Pesenan gofood ada yg salah? Yoweslah, tukuneh. Ada barang ketinggalan terus ga ketemu? Yoweslah, tukuneh.
Thats simple yah, yg waras.
Mari #Rangkumin [kasus mba mba ex-LPDP yang viral berujung klarifikasi Minta maaf]
Awalnya rame gara-gara video kak sasetyaningtyas yang membuat vlog unoboxing paket paspor dan dokumen kewarganegaraan Inggris untuk anaknya.
Pernyataan di video "Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.." mengundang pro kontra netizen karena setelah ditelurusi ternyata beliau adalah alumni penerima beasiswa LPDP Delft University.
Suami mba nya ternyata juga penerima LPDP untuk S2 dan Phd selama 8 tahun dan rupanya belum pulang ke indonesia untuk mengabdi...
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak.
6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG
Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun.
Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI.
Udahlah bubar aja negara ini.
Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim.
Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA.
Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
โข dulu pas Nabi Ibrahim AS dibakar,
ada burung pipit, ikut membawa air. mencoba memadamkan api.
โข burung pipit tau, itu sia-sia. tp dia tetap melakukannya untuk menunjukkan keberpihakannya.
Tahun lalu pernah kena tilang karena gak bawa surat kelengkapan, terus motor dibawa & aku setuju buat sidang aja, tapi petugasnya minta duit. Aku bilang, kalau mau ya sini (geser ke pinggir jalan biar keliatan warga), dia gak mau. Disuruh ke kantor buat ngobrolin kelanjutan perihal sidang
Besoknya aku ke kantor buat nanyain itu, eh dibawa ke sebuah ruangan dan disuruh bayar sejutaan. Aku bilang ini pemerasan, terus dia bilang yaudah deh sekian aja (nominalnya). Istriku saat itu buru-buru, jadi yaudah deh aku bayar, tapi ke ewallet pribadi ibu tersebut (disuruh). Karena katanya nanti dipersulit kalau gak bayar.
Di akhir, aku bilang ke ibu petugasnya, "Buk, gak takut kah lagi hamil besar gitu malak duit masyarakat dan makan duit haram?" sambil aku ke luar ruangan. Dia menganga dan gak bicara sepatah kata pun. Istriku nimpalin, "Hati-hati, Buk" wkwk
Twitter era Elon isinya cuma orang marah2, buzzer yg coba giring narasi publik, akun anonim gajelas yang lempar materi biar orang marah2. Kawan2 yg marah2. Pemerintah/aparat yg bikin marah2.
Even mau sambat di twitter sekarang kaya udah ga menarik lagi.