Indonesian authorities will deploy thousands of police and soldiers ahead of a planned protest by students, who are angry at the rising cost of living and want President Prabowo Subianto to rein in big-ticket spending and revive the economy https://t.co/Ztu8PQ8AN9
Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary about alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures.
Al Jazeera’s @JesWashington explains the controversy.
INGAT NAMA MEREKA:
Andi Angga Prasadewa (Angga)
Rumah Zakat @rumahzakat — Kapal Josef
Bambang Noroyono (Abenk)
Republika @republikaonline — Kapal Bora Alize
Thoudy Badai Rifan Billah (Thoudy)
Republika — Kapal Ozgurluk
Andre Prasetyo Nugroho (Andre)
Tempo @tempodotco — Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo (Heru)
inews @officialinews_ — Kapal Ozgurluk
SOS!
Sumber: Instagram @globalpeaceconvoy
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress https://t.co/Qw1r1P5paB
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
Film Pesta Babi sering dituduh tidak kredibel (cover both sides) karena tidak memuat narasi versi pemerintah. Namun, kami memang sengaja begitu.
Pemerintah punya banyak anggaran untuk mengundang pemilik media dan menyampaikan narasi mereka. Sementara, 107.000 pengungsi, 1.800 palang adat, dan 2,5 juta ha pembabatan hutan Papua tak banyak diberitakan.
Revisi daftar 40 homeless media yang disebut Qodari sebagai mitra baru pemerintah. Lengkap sama username IG mereka.
Ada yang ketinggalan 1 nih. Gue barusan dengar ulang, ternyata The Maple Media juga ikut main ke Bakom.
1. Folkative (folkative)
2. Indozone (https://t.co/NJlwBAjejI)
3. Dagelan (dagelan)
4. Indomusikgram (indomusikgram)
5. Infipop (https://t.co/PbTKRGp7wX)
6. Narasi (narasinewsroom)
7. Muslim Folks (https://t.co/U9mlfHnbZE)
8. USS Feed (ussfeeds)
9. Bapak-Bapak ID (bapak2id)
10. Menjadi Manusia (https://t.co/Xu4fYnLGiT)
11. GNFI (gnfi)
12. Cretivox (cretivox)
13. Kok Bisa? (kokbisa)
14. Taubatters (taubatters)
15. Pandemic Talks (pandemictalks)
16. Kawan Hawa (kawanhawa)
17. Volix (https://t.co/444OLyexcG)
18. Ngomongin Uang (ngomonginuang)
19. Big Alpha (bigalphaid)
20. Good Stats (https://t.co/nE8osOm0eW)
21. Hai Dudu (hai.dudu)
22. Proud Project (proud.project)
23. Vibiz (vibizmedia)
24. Unframed (https://t.co/MPq4Qck8fF)
25. Kumpul Leaders (kumpul.leaders)
26. CXO Media (cxomedia)
27. The Maple Media (themaplemedia)
28. How to be Nothing (https://t.co/DmPZAxjgm7)
29. Everest Media (https://t.co/DonW9uvMRQ)
30. Geometry Media (geometrymedia)
31. Folks Daily (?)
32. Dream (dreamcoid)
33. Melodi Alam (melodi.alam)
34. NKTSHI (?)
35. Modestalk (https://t.co/2PEte60wy3)
36. Lead Media (https://t.co/SPJkrCZqj3)
37. Nalar TV (redaksinalartv)
38. Mahasiswa dan Jakarta (mahasiswadanjakarta)
39. Notch Plus (?)
40. Mature Indonesia (mature.idn)
Coba dong gaes sambil dibantu dengar, ada yang salah ejaan gak kira-kira? Gue jujur gak hafal semua homeless media yang disebut Qodari.
Tinggal Folks Daily, NKTSHI, dan Notch Plus yang masih belum jelas. Gak tahu deh penulisannya yang benar gimana.
Notes: Buat homeless media yang merasa gak datang di Konferensi Pers Bakom RI, boleh dong klarifikasi langsung. Biar sekalian protes karena namanya dicatut Qodari.