“Kita mau kemana, mbak?”
“Tempat yang damai dan penuh cinta kasih, sus.”
“Ayokkk, mbak. Pokoknya dimana pun kita diutus, kita sampaikan kabar damai dan sukacita ya.”
“Siap, Bu Sus. Sebelumnya, mohon maaf lahir dan batin ya.”
“Okey. Tuhan besertamu selalu.”
Ia sendiri sedang
menanggung kesedihan.
Namun nalurinya sebagai istri komandan, menyuruhnya untuk mengunjungi seluruh keluarga awak kapal Nanggala 402 di Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya.
Ibu, terima kasih.
Ibu menguatkan.
Ibu memberi penghiburan.
Bisikan lirih Si Manusia Tersalib itu terdengar amat lantang di hari ini: “Ya Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Kebencian mengerikan, namun pengampunan dan welas asih akan selalu jadi suar kita bersama...
#GerejaKatedralMakassar
Menemukan CERITA KECIL ini di story insta seorang teman. Meminta ijin untuk membagikannya di sini.
Belas kasih” dan “pengampunan” memberikan rasa damai, rasa aman untuk pulang ke rumah (at home).
Semoga aku tak pernah lelah memperjuangkannya. Semoga kamupun juga.
@KatolikG