The older I get, the more I understand why people disappear into gardening baking, reading, and long walks. Not because life got boring. Because peace became valuable.
Peluk jauh untuk mereka yang sedang in a phase of trying to make peace with all the disappointment, without having to blame anyone for the pain they’re feeling. Itu memang salah satu tahap paling berat dalam life, but trust me and believe, you will get through this.
tadi dengar bapak bapak bilang "untuk semua orang orang di desa, jangan pergi belanja ke kopdes merah putih, belanja aja ke warung depan rumah. emangnya kalau kalian lagi susah siapa yang lebih dulu tolong kalian? tetangga atau negara?"
yeay antistatisme semakin relevan 🤭
Rezim ini akan dikenang sebagai periode terkonyol yang akan jadi bahan becandaan di masa depan.
Tapi warga yg sekarang ngejalaninya ini loh udah pada mau gila aja rasanya.
sumpah my biggest “when yh” itu bukan tentang pacaran tapi WHEN YAH pindah ke negara 4 musim itu dengan pendapatan rata-ratanya yang tinggi, pendidikan sangat berkualitas, termasuk negara dengan penduduk paling bahagia di dunia, alam yang indah sejalan dengan pembangunan kota dan fasilitas transportasi yang sangat baik, kriminalitas rendah, bisa healing tanpa stress ekonomi (work-life balance), lingkungan sosial yang ramah dan nyaman, dan pemerintahan yang selayaknya baik.