weekly prabowo's Populism Blues (1-8 Nov 2025) ☕ Yo, lurkers minggu ini, "reformasi" ala sidechick Jokowi makin getir. Dari OTT korupsi sampe fitnah ijazah, rakyat megap-megap bayar Whoosh bills. Straight facts, Same shit, different week.
@AtikahZ_R@AtikahZ_R Tidak Kakak. Untuk nomor lapor adalah bukti pelaporan dari pengaduan melalui Contact Center PLN 123 ya.
Agar semua makin mudah, ayo download aplikasi New PLN Mobile. Sehat selalu.
Thanks -Nova
Saking pinternya merasa sudah paling benar, jangan sampai jadi tidak mendengar (budeg). Saking pinternya merasa sudah membela rakyat, jangan sampai justru menutup ruang bagi orang yang juga ingin membela rakyat dengan cara yang berbeda.
BBC News Indonesia mendatangi satu kampung di Mamberamo Raya, Papua, salah satu kampung yang memiliki angka stunting tertinggi.
Di kampung ini, anak-anak bertubuh kurus dan perut buncit, ibu-ibu melahirkan tanpa nakes. Tapi mengapa tak ada MBG di sini? https://t.co/VSNpY1zoBW
Bisa gak sih, energi yg kalian berikan untuk membunuh orang kecil yg dituding maling ayam itu kalian salurkan untuk melawan koruptor seperti Febrie?
Woi, bangsat, bisa gak??!!
Ada orang yang datang malam ini dengan wajah penuh sungkan.
Berkali-kali meminta maaf karena merasa sedang merepotkan.
Padahal, meminta pertolongan saat benar-benar membutuhkan bukanlah aib.
Sabalingga tidak dibangun untuk membuat orang berutang budi. Kami hanya ingin, ketika ada yang sedang berat langkahnya, ia tahu masih ada pintu yang bisa diketuk.
Malam ini mereka pulang membawa sembako dan sedikit uang untuk membeli bensin.
Semoga suatu hari, ketika hidupnya sudah lebih lapang, ia bergantian menjadi orang yang mengetuk pintu untuk membantu orang lain.
Sabalingga. Saling bantu, saling jaga.
Barusan sebelum zuhur aku dengar ada keributan di minimarket. Kebetulan lagi jualan di dekat situ, jadi aku penasaran dan masuk.
Ternyata ada seorang bapak yang sudah sepuh lagi dikerumuni orang.
Aku tanya ke kasir, "Ada apa?"
Kasir bilang bapak itu ketahuan mau nyuri telur.
Aku tanya langsung ke bapaknya, "Bener, Pak?"
Kelihatan banget beliau ketakutan.
Beliau jawab, "Iya. Saya mau beli telur, tapi nggak punya uang. Ini udah dibungkus, saya cuma muter-muter di dalam. Uang saya tinggal Rp5.000."
Akhirnya aku bayarin telurnya. Harganya Rp14.000, padahal saldo GoPay-ku tinggal Rp20.000.
Ada ibu-ibu yang nyeletuk, "Kok malah ngebelain maling?"
Aku jawab, "Bukan ngebelain maling, Bu."
"Mungkin bapak ini sudah benar-benar mentok sampai nekat begini. Bisa jadi beliau bingung gimana caranya ngasih makan keluarganya, atau bahkan tetangganya nggak ada yang tahu kondisinya."
Dalam hati aku juga mikir, gimana kalau itu aku? Atau itu almarhum bapakku dulu?
Aku ajak bapaknya salat, lalu kuajak pulang ke rumah.
Sampai di rumah beliau masih ragu buat masuk. Aku bilang nggak apa-apa.
Aku ajak makan siang sambil ngobrol. Ternyata usianya sudah 67 tahun dan masih punya dua anak yang masih kecil.
Selesai makan, aku antar beliau pulang sambil bawain sedikit beras dan beberapa potong ayam crispy.
Pas sampai rumahnya, aku hampir nggak kuat nahan nangis.
Ada anak laki-laki sekitar umur 4 tahun langsung meluk bapaknya sambil nanya, "Pak, bawa makanan apa? Aku lapar."
Begitu bapaknya nunjukkin ayam, telur, dan makanan lainnya, wajah anak itu langsung berbinar bahagia.
Pesanku cuma satu, jangan langsung menghakimi orang yang berbuat salah.
Karena kita nggak pernah benar-benar tahu cerita dan keadaan di baliknya.
Sore-sore dibikin nangis sama bapak driver. Pesen grabfood dgn pengiriman prioritas, estimasi pesanan sampai 20 menit. Liat maps udah 40 menit bapaknya dalam perjalanan tapi posisi di maps gak gerak, mungkin paket datanya dimatiin. Udah keburu bete dong. Pas bapaknya sampe, liat cara bapaknya bawa motor dan turun pelan2 bawa pesanan sambil senyum blg “maaf lama ya”, yg tadinya bete langsung ciut hati ini 😢 netes air mata. Ternyata bapaknya udah lansia dan kesulitan berjalan. Maafin ya pak 😭😭😭
cc : ariestadianty
in this ekonomi my dilema, usaha bangkrut, modal habis, dpt tawaran krja jadi relawan di SPPG/MBG. ngebatin, duh berat! nurani meronta tapi 4 perut harus makan, 2 kepala harus bayar ukt, and bayar dll. prinsip emang penting, but family first 👪
am I wrong?
Kalo ada konten demo lewat diberanda kalian langsung like dan posting ulang!
Jika itupun kalo Kalian peduli dengan kecemasan negara saat ini, dengan melakukan itu secara tidak langsung kita membantu perjuangan temen" yg disana melalui sosial media, karena media terbungkam!
Akhirnya setelah yaping gak jelas dan nyakar yang Negor padahal lawan arah dan tak gunakan helm akhirnya minta maaf walau dengan muka gak mau disalahkan malu-maluin orang Bekasi 🤧