RUU Perampasan Aset yg ada skrg bukan untuk pemberantasan korupsi, tapi untuk bisa menghentikan transaksi, blokir, sita aset masyarakat tanpa akuntabilitas yg jelas
Bisa utk siapa saja yg melakukan tindak pidana diatas ancaman 4 tahun, punya aset di atas 100jt.
Which passing activation do you rely on most in pre-season: central combination play, build-up diamonds, or pressing triggers?
Drop your favorite drills below! ⚽️🧠
In modern football, warm-ups are no longer about generic jogging or static stretching.
From elite European setups to local academies, passing activation exercises prepare players across four key dimensions simultaneously: technical, tactical, physical, and cognitive.
Pre-season activation isn't just about getting warm—it's about getting locked in. By combining physical preparation with real tactical scenarios, coaches maximize every minute on the pitch.
Seharusnya ada koordinasi lintas sektoral untuk merumuskan rekayasa lalu lintas yang lebih efektif—bukan sekadar lempar handuk dan bilang 'itu wewenang pihak lain'. Jangan biarkan warga terus jadi korban dari ego sektoral dan birokrasi yang jalan di tempat!
Alasan 'kebijakan diskresi kepolisian' sering kali dijadikan senjata instan untuk cuci tangan dan melempar tanggung jawab antara Dishub dan pihak kepolisian. Kalau pembukaan putaran Plumpang itu justru memicu kemacetan parah dan semrawut, di mana fungsi evaluasi berkala
Menyelesaikan masalah bukan berarti membiarkannya tetap salah hanya demi 'mencegah pemotor melawan arah', tanpa memikirkan dampak sistemik berupa kemacetan total bagi pengguna jalan lain.
Karena tujuan akhirnya bukan memperbanyak orang yang punya SIM.
Tetapi menciptakan sebanyak mungkin pengemudi yang kompeten, disiplin, sadar risiko, dan mampu mengambil keputusan yang aman.
SIM adalah izin untuk mengemudi.
Keselamatan adalah tanggung jawab
Saat seseorang memegang SIM, sebenarnya ada satu pertanyaan penting di balik kartu itu:
“Apakah orang ini memang sudah memenuhi syarat untuk mengemudi di jalan umum?”
Karena kalau jawabannya cuma “yang penting punya SIM”, kita kehilangan esensi SIM itu sendiri.
Jadi kalau kita bicara soal SIM, jangan berhenti pada:
“Gue sudah punya SIM.”
Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah:
“Apakah proses untuk mendapatkan SIM benar-benar memastikan saya siap berbagi jalan dengan orang lain?”