SUDAHKAH KITA BERSYUKUR HARI INI.?.
Lihatlah Kakek Ini Untuk Jawabannya.🥺
Hati ini terasa tercekat melihat wajah kebingungan kakek penjual kue ini. Bayangkan jika ayah atau kakek kita sendiri harus berdiri di sana, menanti pembeli yg tak pasti di usia lanjutnya. Dagangan yg blum laku bukan hanya tentang kerugian materi, tpi juga tentang beban pikiran & kekhawatiran untuk hari esok.
Kita tidak perlu menjadi pahlawan dgn kekuatan super untuk membantu.
Cukup dgn membeli dagangannya, kita sudah memberikan dukungan moral dan material yang sangat berarti. Jika kamu melihat kakek ini atau penjual lansia lainnya, tolong luangkan waktu untuk mampir.
Mari kita buktikan bahwa kebaikan masih ada di sekitar kita. 🤝
NAFASNYA TERENGAH MENAHAN LELAH, Tapi Kakek Menolak Menyerah Meski Tubuh Tuanya Sudah Tak Kuat Lagi..❤️ 🥀
Betapa kerasnya hidup yg harus kakek jalani. Disaat fisiknya tak lagi sanggup, kulitnya makin mengendur, & tatapan matanya mulai kabur dimakan usia, kakek tetap memaksakan diri berdagang demi menjemput rezeki yang halal.
Keringat menetes di sela-sela kerutan wajahnya yang legam, menahan rasa lelah yg luar biasa hanya untuk menawarkan tas karung serbaguna seharga 6 ribu rupiah.
Tas yang sangat praktis untuk kebutuhan belanja harian atau menyimpan pakaian laundry ini beliau jual dengan keuntungan yg tak seberapa.
Beruntung cucu beliau ikut ngebantu ngejual nya di toko orange juga
👇👇
https://t.co/rdCZoLphjd
mau lo tumbuh dengan banyak luka, broken home, fatherless, motherless, insecure, atau punya trauma apa pun, itu bukan berarti lo boleh ngetreat orang lain seenaknya. orang lain gak seharusnya jadi pelampiasan dari luka lo yang belum selesai.
@tanyarlfes Man to Man:
Bagaimanapun keadaan dan kondisi istri kalian setelah menikah,
tolong disayang, dicintai, dibantu, dijaga, dilindungi dan dicukupkan kebutuhan lahir dan batinnya.
Jangan ada terbesit niatan buat melakukan tindakan negatif.
Banyak hal yang istrimu korbankan
iseng lagi liat live bapak nya yg nonton cuma 4 orang Semangat pak walaupun yg nonton dikit semoga yg checkout banyak Amiin Aku beli lg yg motif pita mini mouse ukuran besar lg Diskon Tas kanvas homemade Tasik Jadi cuma 20rban
cc:threadsyifa_syarla
Difabel Penjual Ganchi Bag Charm 💖
📍Dukuh Atas - Sudirman
Kenalin Yoseph, seorang bisu tuli yang ngider di sekitar stasiun buat nawarin produknya.
Dia bikin sendiri Handmade. Aku dulu zaman covid pertama kali jumpa dan beli. Eh ketemu lagi dan sekarang makin bagus karyanya.
🙏 DI USIA 65 TAHUN, BELIAU MASIH BERJUANG MENGAJAR…
Namanya Bapak Rudy Dermawan, pensiunan guru Bahasa Jepang lulusan UNISBA.
Di usia yang sudah tidak muda 65 tahun, beliau tetap memilih mengajar demi menyambung hidup.
📚 Beliau membuka kelas online Bahasa Jepang (level N5–N4) untuk siapa saja yang ingin belajar dari nol.
📖 Selain itu, beliau juga menjual E-book belajar Bahasa Jepang (PDF) seharga Rp50.000 saja.
💔 Bagi kita mungkin kecil…
Tapi bagi beliau, itu sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari.
Kalau kamu: ✅ Ingin belajar Bahasa Jepang
✅ Atau sekadar ingin membantu
Silakan hubungi nomor yang tertera 🙏
❤️ Mari kita saling bantu sesama anak bangsa.
Karena kebaikan kecil dari kita, bisa jadi harapan besar bagi orang lain.
(RT ke semua orang agar meluas)
#BantuSesama #BelajarBahasaJepang #KisahNyata #BerbagiItuIndah #IndonesiaSalingbantu
marak bgt yg ngelecehin perempuan skrg.. lu pada dilahirin sama siapa sih? sama pantat monyet? bayangin yg lu lecehin itu emak lu/anak/cewek yg lu sayang. sinting bgt anjr
TRIK JAM TIDUR
BIAR PAS BANGUN GAK LEMES
1. Kalau lo harus bangun jam 7 pagi
Tidur di: 21.45 / 23.15 / 00.45 / 02.15
2. Kalau lo harus bangun jam 8 pagi
Tidur di: 22.45 / 00.15 / 01.45 / 03.15
3. Kalau lo harus bangun jam 6 pagi
Tidur di: 20.45 / 22.15 / 23.45 / 01.15
4. Kenapa jamnya aneh?
Karena tidur itu siklus (±90 menit),
kalau bangun di tengah siklus = badan lo
makin capek.
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon )
Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut
Saya kasih tahu sebab dan alasannya
Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000,
Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena
Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi
Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang)
Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan.
Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah.
Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal.
Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi
Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin
Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi
Panen manual (biaya tenaga kerja).
Pengemasan yang layak.
Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota).
Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya.
Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi.
Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan
Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli.
Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan.
Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton.
Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang
Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga.
Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total.
Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi
Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel.
Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah.
Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
rumus cewe:
setiap kalimat yang diakhiri dengan kata "sayang" itu bisa bikin dia happy dan ngerasa disayang banget. misalnya: hati hati ya sayang, sabar ya sayang, ga boleh ya sayang, kabarin kalo udah sampe ya sayang.