Ternyata perasaannya aneh ya
Sejak sepanjang pertandingan berjalan bahkan hingga sekarang telah usai, perasaannya belum hilang juga
Ternyata lebih besar rasa nggak ingin melihat salah satu dari mereka kalah, daripada rasa ingin melihat salah satu dari mereka menang
Waktunya nggak lama lagi, Messi bakal ninggalin sepak bola.
Di MetLife Stadium, New Jersey, Messi jalan pelan menuju podium runner up. Bahunya sedikit membungkuk, matanya berkaca kaca saat medali perak digantung di lehernya.
Spanyol baru saja menang 1-0 lewat gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. Argentina gagal pertahankan gelar. Tapi bagi jutaan orang yang nonton, malam itu bukan tentang kekalahan. Malam itu adalah tentang akhir sebuah era.
Messi berusia 39 tahun. Rambutnya sudah mulai memutih di pelipis, langkahnya nggak secepat dulu, tapi matanya masih sama. Penuh api, penuh cinta untuk sepakbola. Sepanjang turnamen cetak delapan gol, kasih assist krusial, dan bawa Argentina yang sempat terseok hingga final. Messi main kayak umur 29 tahun, bukan 39. Tapi usia nggak pernah bohong. Tubuhnya lelah, dan sepak bola tak lagi beri ruang untuk keajaiban selamanya.
Kita ingat Qatar 2022. Malam itu Messi mengangkat trofi yang selama 36 tahun tak pernah diraih Argentina. Air mata bahagia mengalir deras.
โSaya sudah lengkap,โ katanya saat itu.
Tapi Tuhan memberinya satu babak lagi. Satu kesempatan terakhir untuk menari di panggung terbesar. "The Last Tango", begitu ia tulis di postingan sebelum final. Tango terakhir. Dan meski berakhir dengan nada sedih, tango itu tetap indah kok.
Bayangkan seorang anak kecil dari Rosario yang dulu menderita kekurangan hormon pertumbuhan, kini berdiri di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya.
Lihat wajah para pemain Spanyol saat membuat guard of honour. Ada rasa hormat di mata mereka. Mereka tahu, mereka baru saja mengalahkan legenda hidup, panutan mereka sendiri.
Nggak lama lagi, Messi bakal ninggalin sepak bola. Mungkin beberapa bulan lagi di Inter Miami, mungkin satu atau dua pertandingan persahabatan terakhir dengan Argentina. Lalu lampu stadion akan padam untuknya. Nggak ada lagi momen ankara messi yang bikin bek lawan mati kutu. Nggak ada lagi senyuman malu malu saat ia mengangkat trofi.
Yang tersisa adalah warisan yang nggak bisa dihapus. Bukan hanya rekor gol, assist, atau Ballon dโOr. Tapi Messi ngajarin kita bahwa bakat saja tak cukup. Dibutuhkan hati yang besar, ketahanan yang luar biasa, dan cinta yang tak pernah pudar.
Untuk Leo, terima kasih. Terima kasih telah membuat jutaan anak di seluruh dunia percaya bahwa mimpi bisa diwujudkan meski berkekurangan dan tantangannya besar.
Kau bukan runner up malam ini, Leo. Kau adalah pemenang seumur hidup.
Sekarang, istirahat yang pantas. Dunia sepak bola akan terus berputar, tapi tak akan pernah sama lagi tanpamu.
pesertanya ada 35rb orang, kalo dikali 30jt bisa ampe 1 triliun lebih CUMA BUAT MAEN TENTARA2AN ANJEEEENGGGGGG BUBAR AJA INI NEGARAAAAA WEโRE SO DOOMED
Para pembela pemerintah ini argumennya begitu tolol dan tidak masuk akal.
Bahkan, sekelas juru bicara partai besar saja narasinya begitu mudah dibantah oleh mahasiswa yang lulus pun belum; tapi cara berpikir dan argumen mereka benar-benar luar biasa.
Aku pun sebenarnya tahu, juru bicara itu memang menyampaikan sesuatu bukan sesuai dengan nuraninya, tapi sesuai dengan kepentingan partai dan pimpinannya.
Tapi, kenapa narasinya tidak cerdas dan begitu cacat logika?
Dia menjelaskan MBG tetap harus dilanjutkan dengan membawa narasi anak-anak sekolah di daerah yang begitu membutuhkannya setelah berjuang panjang pergi ke sekolah; tapi, pembelaan itu justru menunjukkan kalau pemerintah memang tidak mengerti skala prioritas, yang harusnya memperbaiki infrastruktur dan fasilitas agar anak-anak di daerah mudah mengakses sekolah, tapi juru bicara tersebut malah fokus pada perut anak-anak tersebut setelah melewati betapa susahnya perjalanan mereka untuk ke sekolah.
Cacat logika yang ditampilkan secara terang-terangan.
Si cewek sampai MELOTOT pas denger statement bapak ini. Bahkan sempat nengok ke MC kayak mau memastikan, โIniโฆ serius dia bilang MBG lebih penting daripada infrastruktur daerah? ๐ญ
sumpah gue lucu bgt sama muka adek ini, ekspresif bgt shock nya
Kalau kamu pernah ikut demo, pulang dengan perasaan "ini akan mengubah sesuatu", lalu tiga bulan kemudian semuanya kembali seperti semula, seolah tidak terjadi apa-apa โ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐.
โHal itu dijawab tuntas oleh Zen RS di Diskusi & Peluncuran Buku: Infrastruktur Impunitas (Karya Elizabet F. Draxler).
Ini agak panjang. Tapi setiap bagiannya saling mengunci, dan di akhir, ada satu pertanyaan yang mungkin akan terus mengganggumu setelah selesai membaca.
๐ฆ๐๐๐จ๐๐ ๐จ๐ง๐๐ฆ.
โEmang kalo Anies ato Ganjar yang menang bakal lebih baik?"
Jangankan Anies ato Ganjar, ini Presiden digantiin sama Korlap Ojek Online juga mantepan doi.
Salah satu penampilan sang Juara musim ini, act out sebagai guru. Namun, Mukmin yaa tetap Mukmin, tetap materi satir khas miliknya yang mengkritik tataran sosial saat ini, dan dideliver dengan sangat apik.
"Radit ada? Imannya ada gak tuh"
"Joko ada? Ohh pulang yaa, sebagai rakyat biasa"
"Raka ada? Ohh Raka nggak sekolah"
Masterpiece!
๐ฝ: Kompas TV
Apa yang dibilang Pak Kumis ini cacat logika ya temen-temen. Straw man namanya, yaitu kekeliruan logika ketika seseorang mengubah, menyederhanakan, atau memelintir argumen lawan, lalu membantah versi yang sudah diubah itu, bukan argumen aslinya.
Pak Kumis menyederhanakan atau mengubah posisi Mas Tyo menjadi sesuatu yang lebih mudah diserang. Mas Tyo bicara soal pembagian tugas dan kewenangan, tapi Pak Kumis malah mengubahnya menjadi persoalan kompetensi wartawan.
Panggung terakhir di musim ini kita akhiri dengan gelar ketiga beruntun dan jadi gelar kelima๐๐
Semua merayakan, Bandung merayakan dan GBLA kembali jadi tempat yang indah untuk merayakan hari ini bersama Bobotoh!๐
Shot on @vivo_indonesia#PERSIBDAY#WeArePERSIB #BersatuUntukJuara #vivoXPERSIB #shotonvivo #vivoX300Ultra