Dari cerita kakaknya kita belajar bahwa banyak keluarga yang secara finansial gak "layak" buat bayar kuliah kalo ngikut angka dan logika ekonomi.
Tapi anaknya tetap kuliah, tetap lulus, dan akhirnya bisa bantu ekonomi keluarga.
Makanya gue agak susah setuju kalau akses pendidikan harus ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga hari ini. Karena kalo semua orang nunggu benar-benar mampu dulu, banyak orang gak akan pernah punya kesempatan buat naik kelas sosial
Jangan mau. Tumblr itu barang kepemilikan kita pribadi, ga ada hak orang maksa buat itu dititipin. Bahkan bioskop pun ga ada urusan geledah/periksa tas kita kl dia ada di dalem mall (krn udah diperiksa).
Nitipin F&B tuh risky bcs we don't know what people will do to that.
JOB FAIR ITU SCAM!
Temen gue HR di salah satu company yang pernah join job fair Bekasi tahun lalu cerita kalau semua pelamar yang apply gak diproses. Program ini dibuat untuk branding kantor, dan biasanya emang kerja sama dengan dinas dan kementrian terkait untuk menuhin KPI pemerintah aja.
Sedih kalo lihat peserta yang dateng sampe ribuan, tapi program ini cuma menuhin janji politik 🥲
Yes, it is a scam
jobfair pertama ku waktu itu di singapore,
nama jobfair nya "Asean Career"
maksain minjem duit 2jt cuma buat PP Bandung-Singapore di event yang cuma sehari itu yang untung untungan
eh malah keterima kerja di Nipon as Middleware Engineer (Kerjaan nya mirip kayak Data Science + Embedded System),
kalo di rupiah kan kurs sekarang kompensasinya 3 digit
(belum lulus kuliah padahal, what a scam)
@djoniecash2 Sekarang gua tanya
Ada perusahaan ngajakin investor buat naruh modal
Pas ditanya, emangnya rencana perusahaan kedepan apa?
Dijawab makan gratis untuk semua karyawan, kan biar SDM meningkat
Gimana ga kabur tuh investor? Yang udah di dalem pun tarik uang.
Jawabannya satu: karena pertalite belum naik.
Pemerintah sekarang lagi berusaha keras menahan agar pertalite tidak naik. Tapi mereka gak bisa selamanya melakukan itu. Di titik tertentu amunisi akan habis, pertalite akan naik ke 16.000, di saat itulah baru amukan besar terjadi.
@progresionalis@wiyokooo sepertinya iya. liat dari kemarin perang narasi antara semrawut hari ini adalah warisan wiwi vs narasi emg owow yg skill issue wkwkw
Persamaan Krisis 1997, 2008, dll adalah bahwa dalang-dalangnya sudah *berencana* merampok habis negara.
Ketika oligarki membiarkan ekonomi spekulatif asal-asalan menggelembung tahun 90an, para oligarki itu ngerti kok bahwa ini gila dan akan meletus.
Tapi mereka anteng-anteng saja. Kan mereka anjing peliharaan keluarga Cendana. Pasti aman.
Dalam sistem ekonomi Orde Baru, ketika bisnis oligarki rugi, rezim tinggal merampok uang rakyat untuk menalangi kerugian.
Keberjalanan bisnis bukan ditentukan kompetensi, bukan kemampuan STEM atau Soshum atau bisnis, melainkan beking. Murni hanya ordal beking saja. Inilah sistem Orde Baru.
Akibatnya, orang sangat tolol dan tak tahu apa-apa pun bisa random bikin pabrik mobil selama dibeking bapak.
Tidak masalah jika biaya produksi tidak masuk akal, tidak masalah jika harga jual sangat tidak masuk akal, tidak masalah jika keuangan dan tata kelola perusahaan sangat busuk dan asal-asalan dan tidak masuk akal.
Tidak masalah jika lu tolol sejak lahir dan bisnis lu tolol sejak konsep.
Yang penting dibeking bapak. Mobil, bank, asuransi, perumahan, konstruksi jalan tol, F&B, apapun itu.
Perusahaan lu rugi 1 triliun karena lu tolol?
1. Rampoklah rakyat sebanyak 1 triliun dengan kekuatan rezim.
2. Nih, uang cash 1 triliun gratis buat perusahaan kamu.
Semua bisa diatur. Semua aman. Lanjutkanlah ketololanmu. Kalau nanti butuh 2 triliun, bilang aja.
Kalau rakyat protes karena dirampok rezim, tembak saja.
Ini berlangsung selama 10 tahun lamanya. Perbankan, pabrik, industri cengkeh dan rokok, semuanya dikelola asal-asalan seperti ini. Konsekuensinya semakin lama semakin menggelembung. Gelembungnya semakin besar, montok, ranum, dan semok untuk meledak dengan mengerikan.
Ups. Ternyata meletusnya jauh lebih ekstrem daripada perkiraan gerombolan orang pongah belagu yang saat itu menguasai Indonesia. Indonesia roboh.
Sejak 1988, pengelolaan ekonomi Indonesia di bawah Soeharto adalah yang paling buruk dan paling asal-asalan di Asia.
Akibatnya, pada tahun 1997, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang literally paling parah dan tidak normal di Asia.
Krisis global 2008 adalah seperti ini tetapi lebih besar. Bank-bank raksasa multinasional sebenarnya sadar bahwa jika gelembung tidak dihentikan, dunia akan hancur. Mereka tidak menghentikan. Kalau nantinya bank terancam bangkrut, tinggal minta (merampok) bailout triliunan dollar ke negara Amerika.
Kelakuan konglo sebelum 1997: asal ngutang. Dalam dollar.
Misal minjem uang 1 juta dollar dari luar negeri. Buat apa? Ga tau. Bisa dibalikin ga? Ga tau.
Kalau ada apa-apa, tinggal minta Soeharto buat ngangkat.
Lalu dollar 2rb --> 16rb.
Utang Rp 2M jadi Rp 16M. Mampus.
gue punya 1 analisa gembel :
Mr. Prabowo mungkin tau apapun kebijakan/programnya pasti dikorupsi. Jadi daripada APBN dikorupsi sm pejabat yg udah kaya, mendingan dia bikin MBG yg duitnya bisa dikorupsi rakyat kecil. toh in the end uangnya sampe juga di masyarakat.
rakyat kecil hepi, secured next precidency.
menurut lo gimana?
@ridhasidi@TijeKoridorUI makanya menurut gw peraturan mengenai tanah terlantar mending nyasar ke yg sifatnya begini2 aja. jgn tanah rakyat yg "cuma seupil" tp terbengkalai yg sibuk diurusin
@TijeKoridorUI Kalo pemerintah bisa seenaknya ngambil tanah punya rakyat yang non produktif kenapa pemerintah ga berani ngambil tanah punya korporat yang non produktif?
Flazz dan E-Money Jaklingko tersedia di Vending Machine Halte Pulo Gadung. Bagi yang membutuhkan, boleh langsung membeli.
Bagi orang yg beli ini dengan niatan dijual lagi dengan harga mahal, saya sumpahin uang itu uang haram 🙏
@txttransportasi