Gas pol volume speaker Anda:
Ini adalah salah satu video paling indah yang pernah gue tonton. Editingnya keren.
Tidak ada penggemar Arsenal yang tidak akan merasa tersentuh atau termotivasi oleh video ini.
Bahkan para haters pun hampir bisa meneteskan air mata.
PELAJARANNYA: Jangan pernah menyerah! 💪❤️
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Cesc Fàbregas kepada para pemainnya setelah lolos UCL:
“Kalian adalah alasan kenapa semua ini terasa begitu indah. Saya akan berterima kasih kepada kalian seumur hidup saya karena mungkin ini adalah team terbaik yang pernah saya latih.”
Respect!👏🏻🇮🇹
Ironi Negeri Kaya Raya: Diduga Mengutil Rokok, Seorang Lansia Dihakimi Massa hingga Tak Berdaya
— Jagat maya kembali dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan tindakan main hakim sendiri (vigilantisme) terhadap seorang pria lanjut usia (lansia). Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial Instagram, lansia bertopi lusuh tersebut diduga tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian kecil berupa rokok di sebuah warung.
Namun, alih-alih diserahkan kepada pihak berwajib, pria tua tersebut justru harus menerima bogem mentah dan tendangan keras dari oknum warga di lokasi kejadian.
"Tewas di Tempat" dan Gelombang Simpati Netizen
Video yang diunggah oleh akun sulaiman123443 tersebut langsung memicu perhatian besar dari netizen. Di dalam video, tampak sang kakek hanya bisa pasrah memegang topinya saat diinterogasi dengan nada tinggi, sementara beberapa orang tampak melakukan kekerasan fisik secara brutal.
Meskipun terdapat teks video yang menuliskan "T3was dit3mp4t"—yang masih perlu dikonfirmasi kebenaran medisnya oleh aparat hukum—fakta adanya kekerasan terhadap lansia ini sudah cukup membuat hati publik teriris. Rekaman tersebut langsung dibanjiri ribuan komentar yang sebagian besar mengutuk keras aksi brutal para pelaku penganiayaan.
Rangkuman Suara Netizen: Menuntut Keadilan yang Beradab
Kolom komentar dipenuhi oleh rasa iba, amarah, hingga refleksi mendalam mengenai krisis kemanusiaan dan hukum rimba yang seolah masih subur di tengah masyarakat. Berikut adalah beberapa poin miris yang disuarakan oleh netizen:
1. Hilangnya Rasa Kemanusiaan terhadap Lansia
Netizen sangat menyayangkan mengapa kekerasan fisik harus dilepaskan kepada seseorang yang sudah berumur. Akun ucupkz menuliskan, "Dia emang salah... setidaknya kalau mau melakukan kekerasan lihat dulu dia masih muda apa sudah tua." Senada dengannya, macha_aa123 menambahkan, "Beliau memang salah, tapi tidak ditangani dengan kekerasan pa, mengingat usia beliau bisa dibilang sudah berumur... Di mana letak kemanusiaan kalian, stop kekerasan."
2. Nilai Curian yang Tak Sebanding dengan Nyawa
Di Thailand, para siswa di berdiri tengah jalan menghentikan kendaraan untuk teman2nya agar bisa keluar sekolah dengan aman. Menariknya, para pengendara tidak mengeluh maupun menerobos, mereka justru menunggu dengan sabar sampai para pelajar selesai dan membubarkan diri.
Kucing putih ini hidup dlm kondisi tidak bisa melihat alias buta. Tapi disetiap langkahnya ada kucing hitam yg setia mendampinginya dan tidak pernah menjauh.
Kucing hitam seakan jd penuntun utk memastikan sahabatnya tetap berada dijalur yg aman. 🥲
Pagii King Indo Malming
Dua remaja diduga mengalami kondisi tidak terkendali usai mengonsumsi mushroom hingga membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah lokasi yang belum dipastikan, saat kedua remaja terlihat bertingkah aneh, berteriak, dan sulit dikendalikan.
Aksi mereka pun menarik perhatian warga hingga menimbulkan keramaian di sekitar tempat kejadian.
Sejumlah warga berupaya menenangkan keduanya agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Hingga kini, belum diketahui pasti jenis mushroom yang dikonsumsi serta kondisi terkini kedua remaja tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap konsumsi zat yang belum jelas kandungannya karena dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan.
2 orang pemuda menganiaya nenek nya,dan mereka sengaja merekam nya,namun rekaman itu sampai di tangan ayah nya,dan mereka berdua mendapat pelajaran berharga dari sang ayah RESPECT 👏 👏 👏 https://t.co/nEbpDQDXaz
Dimutasi saat sedang usut kasus korupsi, seorang polisi memilih mundur secara terhormat dari Kepolisian.
Sosok Vicky Katiandagho adalah seorang Polisi yang sebelumnya dikenal karena keberaniannya dalam menangani kasus-kasus yang disegani berbagai pihak. kini Vicky Katiandagho resmi mengakhiri pengabdiannya di institusi kepolisian setelah sebelumnya sempat dimutasi oleh atasannya.
Ibu adalah rumah pertama yang tak pernah bisa kita tinggalkan, cintanya tak putus, doanya tak lelah, ia setia menunggu kita tanpa syarat, selamanya .🤍🤍
📹: Lebaran penuh haru, Momen Seorang Anak yang tidak bisa mudik dikunjungi sang ibu saat bertugas