buat yang bingung atau penasaran gimana sih sebenernya rasanya jadi WNI, liat aja cuplikan video lomba cerdas cermat kemaren
juri adalah gambaran nyata kebanyakan pejabat kita, MC sebagai buzzer pemerintah, siswa SMAN 1 Sambas sebagai rakyat yang nggiatheli memanfaatkan kesusahan sesama rakyat demi keuntungan pribadi, siswa SMAN 1 Sanggau sebagai WNI yang cari aman dan adek² peserta lomba terutama dari SMAN 1 Pontianak adalah rakyat dengan status WNI yang terdzolimi
Disitu terlihat jelas kalo pejabat kita yang salah namun secara terang²an nyalahin org lain karena mereka ngerasa dirinya berkuasa, dan mereka semakin besar kepala karena bisa berkelit didukung oleh para buzzer yang mau gimanapun salahnya si pejabat ini mereka tetep dukung karena udah dibayar sama si pejabat
terus rakyatnya gimana? Yaa cuman bisa nerima dengan terpaksa karena ketika mereka protes pun malah di gaslighting & diserang sama buzzer peliharaan pemerintah ini
sementara sesama rakyat lain pun sebagian ada yg diam takut dijadiin sasaran, namun juga ada yang bukannya bantu sesama rakyat malah manfaatin moment demi keuntungan pribadi, hahahaha
miris...
Catat namanya: Bripda Masias Siahaya.
Mukul anak Madrasah di Tual, Mauluku pakai helm, mengakibatkan meninggal dunia.
Videonya seliweran di timeline dari semalam.
Harus dihukum dan dipecat dari Kepolisian.
@ListyoSigitP
Di sekolah diracunin M*G
Di luar sekolah dibunuhin acab
Emak-bapaknya dipajakin tinggi-tinggi
Abang kakaknya dipersulit lapangan kerja
Bencana di negeri sendiri, dana pelit keluar
Tapi gabung antek-antek asing, royal kali,nauzubillah
Negara apa ini ketua 😭
A (14) naik motor di ruas jalan RSUD
Maren. tbtb seorang Brimob
lompat & mukul pakai helm hingga
terjatuh. A pendarahan dari mulut &
hidung krn benturan belakang kepala
kakak korban bilang mereka narik A layaknya binatang, ga digendong tapi ditarik dari belakang ke dalam mobil dgn posisi menyamping
saksi mengatakan ada upaya dari anggota untuk menyatakan bahwa korban melakukan balap liar
Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.
LAIN KALI KALO ADA PEMAIN INTI YANG KARTU KUNING ATAU CIDERA GAUSAH DIGANTI YA, MAININ AJA TERUS AMPE KECETIT
GAUSAH SOK NGIDE PERGANTIAN PEMAIN SEABREK GITU KARENA SUBSNYA EMYU ITU SETARA SKUAT SD INPRES
KAN SUSAH INI MAU MISUHNYA KARENA BULAN PUASA ELAAAAH