Pria Di Bandung Klarifikasi Bukan Buronan Kasus Penganiayaan, Minta Video Disebarluaskan ‼
Seorang pria di Kabupaten Bandung membuat video klarifikasi setelah dirinya dikira sebagai Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan seorang perempuan yang saat ini tengah diburu aparat kepolisian.
Melalui unggahan di media sosial, pria bernama Aditya Pratama yang mengaku berdomisili di Soreang, Kabupaten Bandung, menyatakan bahwa dirinya bukan orang yang sedang dicari dalam kasus tersebut.
Ia mengaku terpaksa memberikan klarifikasi setelah dihampiri seorang warga di sebuah minimarket yang menyangka dirinya sebagai tersangka yang tengah viral.
Dalam video tersebut, Aditya juga meminta masyarakat untuk membantu menyebarluaskan klarifikasinya. Ia mengaku khawatir menjadi sasaran amuk massa akibat kesalahpahaman identitas.
Sebelumnya, kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang perempuan selama tiga tahun menjadi perhatian publik.
Aparat kepolisian masih memburu tersangka yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sementara berbagai informasi terkait identitas pelaku beredar luas di media sosial.
@DediMulyadi71
🎥aditya.peratama
#elshintaviral
Terimakasih partisipasi serentak bikin tagar #kamiBersamaRoytifa
Alhamdulillah
Akhirnya pak roy Suryo dan ibu @DokterTifa sudah dibebaskan
Hari ini
Petarung terus berlanjut
Sampai pengadilan!
Selamat siang/malam Min. Saya adalah pengamen pantomim yang biasa menghibur di Lampu Merah Kasihan/Tamantirto, Bantul (baju garis-garis kupluk kuning).
Min, saya nitip pesan tulus dari hati saya untuk warga Bantul dan adik-adik mahasiswa UMY. Saya mohon dengan sangat agar nama asli dan data pribadi saya TIDAK DIPUBLIKASIKAN demi keamanan anak perempuan saya yang sedang mondok di pesantren. Cukup posting pesannya saja dan pakai foto kostum pantomim saya agar warga tahu. Ini pesannya, Min:
SURAT TERBUKA DARI PENGHIBUR JALANAN (PANTOMIM LAMPU MERAH KASIHAN)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Untuk warga Bantul, teman-teman mahasiswa UMY, dan seluruh pengguna jalan yang setiap hari melintas di persimpangan Kasihan...
Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sekadar ingin memohon dan mengetuk hati panjenengan semua untuk bisa lebih tertib dalam berlalu lintas. Tolong, demi keselamatan bersama, jangan menerobos lampu merah, terutama bagi orang tua yang sedang memboncengkan anak-anaknya. Keselamatan buah hati Anda adalah yang utama.
Jujur, setiap kali melihat ada yang menerobos, saya selalu ingin mencoba menghentikan karena rasa kemanusiaan. Namun, terkadang ada rasa takut dinilai "sok suci", apalagi saya sadar posisi saya di jalanan juga sedikit mengganggu perjalanan panjenengan semua sebagai pengamen. Tetap saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika kehadiran saya kurang berkenan selama ini.
Saya menyampaikan ini karena saya sangat kasihan jika terjadi kecelakaan. Di lampu merah ini, saya sudah sering sekali menolong korban kecelakaan, bahkan pernah ada yang sampai mengalami patah tulang. Sayangilah diri Anda, sayangi keluarga Anda yang menunggu di rumah.
Terma kasih banyak atas segala apresiasi, senyuman, dan kebaikan panjenengan sedoyo yang selama ini telah menjadi jalan rezeki bagi saya untuk bertahan hidup di masa sulit ini. Mari kita saling mendoakan, semoga semua hajat kita dikabulkan oleh Gusti Allah, senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesuksesan untuk kita semua. Sampun, matur nuwun.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam hormat dari penghibur jalanan.
PENGUMUMAN ORANG HILANG
Telah hilang seorang dengan identitas sebagai berikut:
Nama: JUMIANDARSIH (jum)
Umur: 63 tahun
Jenis kelamin: Perempuan
Ciri-ciri: rupa/wajah seperti difoto, tinggi badan ± 145cm, kulit sawo matang
Pakaian terakhir: kaos warna biru
Alamat : Tambak RT01, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
Pergi meninggalkan rumah sejak Minggu (14/6)
Bagi siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan orang tersebut, mohon segera menghubungi:
📞 +62 889-8377-1960
Segala bantuan dan informasi sangat kami harapkan. Terima kasih.
Wajah terduga pelaku penganiaya berat wanita di bandung tanpa efek filter
Taufik Hidayat 14/06/96
Share wajah terduga kita bantu korban untuk dapat keadilan,bila bertemu dijalan hubungi 110,terduga bekerja sebagai penagihan hutang
كانت السيدة عائشة تقول للنبي ﷺ فيما معناه:
أن الدعاء كثير،
«ناس تدعي بالرزق، وناس تدعي بالذرية، وناس تدعي بالهداية إلى آخره…»
قال:
"ياعائشة عليك بجُمل الدعاء وجوامعه"
قالت:
يارسول الله وما جُمل الدعاء وجوامعه؟
قال قولي: