Dalam sebuah hubungan, kejujuran itu penting, bahkan setelah hubungan berakhir.
Ketika seseorang masih sering berkata tidak sesuai kenyataan, hal itu bisa menimbulkan salah paham, kekecewaan, bahkan membuat orang lain merasa tidak dihargai.
Masalah seperti ini sebenarnya bukan hanya soal siapa yang salah, tapi tentang bagaimana komunikasi yang kurang sehat bisa berdampak pada perasaan orang lain.
Hal kecil yang terlihat sepele, seperti alasan yang dibuat-buat atau ucapan yang tidak konsisten, lama-lama bisa mengikis rasa percaya.
Dari kejadian ini, kita bisa belajar bahwa menjaga sikap jujur dan jelas dalam berkomunikasi jauh lebih baik daripada menutupinya dengan kebohongan.
Karena pada akhirnya, kepercayaan adalah hal yang sulit dibangun, tapi sangat mudah hilang.
Jadi, pelajaran pentingnya adalah, kalau memang tidak bisa memberi, tidak bisa membantu, atau tidak ingin terlibat, sampaikan dengan jujur dan baik-baik.
Kejujuran mungkin terasa tidak nyaman sesaat, tapi jauh lebih menenangkan daripada kebohongan yang terus berulang.
Cuplikan video ini memperlihatkan perdebatan antara dua orang dalam sebuah ruangan. Keduanya tampak menyampaikan pendapat dengan emosi yang cukup tinggi. Isi percakapan menyoroti perbedaan cara pandang dalam menyikapi suatu persoalan.
Bagaimana menurut kalian ??
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
โ ๏ธ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
coba liat deh orang yang suka travelling sama orang yang ga pernah kemana-kemana pasti mindsetnya berbeda, travelling itu ilmu paling mahal dan jujur (bermakna) karena bener-bener bisa dinikmatin dan rasain good or bad nya maka akan mengubah manusia itu sendiri
DOPAMIN TERBURUK
Drugs
Pornografi
Minum alkohol
Taruhan, Judi online
Scrolling sepanjang malam
Ngecek notifikasi HP terus2an
Makan makanan yang high-ultra proses
Marah2 sama orang gak dikenal di internet
--------------------------------
DOPAMIN TERBAIK
Mengistirahatkan otak dari stimulasi berlebih
Membaca cerita/buku fiksi dan nonfiksi
Ambil waktu berenang di air laut
Berolahraga ringan setiap hari
Bersihkan/rapikan rumah
Jalan kaki tanpa gadget
Memberi/kontribusi
Belajar skill baru
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK.
Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
TIPS GLOW UP UNTUK PRIA
1. Aura Lebih Tenang
- Jangan kebanyakan jelasin diri ke semua orang
- Biasakan ngomong seperlunya, tapi berbobot
- Kurangi ngeluh, perbanyak aksi diam-diam
- Belajar cuek ke hal yang gak penting
2. Wajah Lebih Fresh
- Cuci muka 2x sehari secara rutin
- Pakai sunscreen kalau sering keluar siang
- Tidur cukup biar muka gak kusam
- Banyak minum air putih setiap hari
3. Badan Lebih Enak Dilihat
- Latih dada & lengan biar badan lebih berisi
- Jaga posisi duduk dan berdiri tetap tegak
- Kurangi begadang yang bikin badan drop
- Makan protein biar badan lebih kebentuk
4. Level Diri Naik
- Punya target hidup, jangan asal jalan
- Belajar ngatur uang walau gaji belum besar
- Bangun kebiasaan disiplin kecil setiap hari
- Jadi pria yang hadir, bukan cuma ngomong
๐๐ ๐ปBapak ini mau yakinkan apakah betul ucapan Dadan yang bilang BGN potong sapi 19ribu per hari. ๐ค๐ง
Sampai diulang-ulang pertanyaannya.. ๐
Tetap jawaban nya :
"Keseringan telur."
"Kadang sebulan nggak ada."
๐๐๐๐
Se Indonesia ditipu Dadan.
CARA MENGUBAH KATA BIASA
JADI BERKELAS SAAT BICARA
1. Pola pikir โ Paradigma
2.Perubahan โ Transformasi
3.Kerjasama โ Kolaborasi
4. Pendapat โ Perspektif
5. Hubungan โ Korelasi
6. Rencana โ Strategi
7. Penting โ Krusial
8. Teratur โ Sistematis
9. Dugaan โ Asumsi
10. Menawar โ Negosiasi
11. Hasil โ Output
12. Masukan โ Input
13. Keluar negri ๐ Amankan minyak
Setinggi apapun kemajuan teknologi manusia tidak akan mampu menandingi ciptaan ALLAH.
Rekayasa manusia belajar dari alam sementara alam tidak pernah membutuhkan kita.
Semut dalam Alquran terdapat sebuah surah An Naml, yang berarti 'Semut' dalam bahasa Arab. Surah ini mendapatkan namanya karena di dalamnya terdapat kisah tentang dialog Nabi Sulaiman dan semut. Kisah inspiratif ini sering dikutip sebagai pelajaran tentang kerendahan hati dan kebijaksanaan.
Alquran menceritakan momen ketika Nabi Sulaiman (AS) dan pasukannya sedang dalam perjalanan dan mereka tiba di lembah semut.
Fakta sains tentang semut yang sudah diceritakan dalam Al Quran 1400 tahun lalu, baru ditemukan oleh sains modern belakangan. Satu lagi bukti kebenaran Al Quran.
๐ฑ