Ditengah tengah negara lagi carut marut gini, demo dimana2, buka tiktod malah lewat brimob ngelive didalem rantis, karokean, KAROKEAN BOSSS, baru pulang dari monas katanya ceunah, gue ingetin kan ini kendaraan dinas, nyesel bjir gue record aja tadi mah viralin, keburu diblock gua
Tetangga gue. Bapaknya meninggal ninggalin rumah 800 juta. 2 bulan kemudian,
ibunya jual rumah itu diam diam.
Pas anaknya nanya, ibunya jawab:
"Kan rumah punya ibu. Ibu yg jaga bapak pas sakit."
Anaknya nggak berkata apa².
Tapi 3 bulan kemudian dia gugat ke PA.
Ibunya kaget. "Lho kok anak gugat ibu sendiri?"
Gue tanya pengacara PA.
Dia bilang: "Banyak yg gak tau. Pas bapak meninggal, rumah itu langsung jadi harta warisan."
Statusnya milik bersama semua ahli waris.
Siapa ahli waris? Istri dapet 1/8. Anak dapet sisanya.
Jadi ibu itu cuma punya hak 1/8 doang. Sisanya 7/8 punya anak anaknya.
Jual tanpa TTD anak = jual barang orang.
Ini dalilnya jelas banget.
Allah bilang di QS An Nisa ayat 7: "Bagi laki laki ada hak bagian dari harta peninggalan... dan bagi perempuan ada hak bagian pula."
Terus di KHI Pasal 174: "Harta warisan belum dibagi = milik bersama ahli waris."
Jadi sebelum dibagi lewat PA, gak ada yg boleh jual seenaknya. Mau itu ibu kandung sekalipun.
Kenapa banyak ibu nekat jual?
1. Butuh uang cepet buat biaya hidup
2. Ngiranya "kan aku istrinya, pasti hak aku semua"
3. Gak tau hukum. Dikira anak nurut aja
Padahal secara syariat itu haram. Ngambil hak orang lain. Secara hukum negara = perbuatan melawan hukum.
Bisa dibatalin jual belinya.
Temen gue cerita kasus nyata di PA Jakarta.
Ibu jual rumah 1,2 M tanpa TTD 3 anaknya. Pembeli udah bayar lunas, udah balik nama.
Anak gugat. Pengadilan mutusin: Jual beli BATAL. Sertifikat dibalikin ke nama almarhum bapak.
Pembeli rugi 1,2 M. Nuntut ibu itu. Ibu itu jual sawah buat balikin duit.
Nyesel seumur hidup.
Terus gimana biar aman?
Kalo bapak meninggal, langsung urus 3 ini:
1. Surat Keterangan Waris di Kelurahan
2. Penetapan Ahli Waris di Pengadilan Agama
3. Balik nama sertifikat ke semua ahli waris
Baru setelah itu boleh dijual. Dan uangnya dibagi sesuai faraidh.
Ini prosesnya makan 2-3 bulan. Tapi lebih baik daripada sengketa 5 tahun.
cc:threadbongkarsistem
KAYAKNYA BARU PEMERINTAHAN PRABOWO,
AJANG MARATHON JADI DEMONSTRASI YANG KEREN, BEBERAPA NOTES NYA :
- RUN BETTER THAN THE GOVERNMENT RUNS THE COUNTRY
- SORRY YEE, MY PACE IS MORE STABLE THAN THE RUPIAH
- YOUR HEART RATE IS STILL LOWER THAN USD $$$$$
- LARI LO LEBIH KUAT DARIPADA RUPIAH
- LARI YANG BENER! KITA DIKEJAR PAJAK!!
- RUN FASTER IF U WANT TO BE RICH
- YAKIN MAU STOP? PRBW* AJA NYALON 5X
- 10 + 6 = 21 KM
- Running 21.1 KM is hard, but being a WNI is harder.
- Cukup media yang dibungkam, jangan sampai kita diam!
- Pace turun masih mending, rupiah jangan.
- Yang dikejar PB, yang nyusul harga-harga.
- Lari 21K lebih gampang daripada cari kerja.
- Kalau capek istirahat, kalau rakyat capek gimana?
- Keep running before the dollar does.
- Naikkan pace, turunkan harga.
- Kaki kuat, dompet belum tentu.
- Lari demi kesehatan, bukan demi efisiensi.
- Personal best naik, daya beli turun.
- Finisher medal > janji kampanye.
- Lari pagi, lihat kurs rupiah, cardio lagi.
- Pajak mengejar, kami berlari.
- My pace is faster than government reform.
- Strong legs, weak rupiah.