Sebagian ulama pernah ditanya :
"Manakah yang lebih utama, memandang orang tua penuh dengan kasih sayang atau memandang ka’bah ??",
Mereka menjawab :
"Memandang orang tua lebih utama".,
Ibnu Qayyim ra :
Manusia sejak diciptakan tidak henti-hentinya sebagai musafir, dan tidak ada batas akhir perjalanan mereka kecuali di surga atau di neraka.,
Abu Hazim ra :
Setiap nikmat yang tidak membuat orang semakin dekat dengan Allah swt adalah petaka,
Setiap orang yang mendapatkan keluasan rizqi namun tidak merasa bahwa hal itu menyusahkan, maka ia telah tertipu.,
Sayyidina Nabi ﷺ bersabda :
Perumpamaan shalat lima waktu seperti sungai yang mengalir di depan pintu salah seorang dari kalian, airnya banyak, ia mandi di dalamnya setiap hari lima kali, apakah masih tersisa kotoran padanya sedikit pun ??,
........
........
Imam Al-Faqih Abu Laits As-Samarqandi ra :
Maksudnya, shalat lima waktu itu membersihkan dosa-dosa, sehingga tidak tersisa dosa-dosa kecil padanya, hal itu jika seseorang melaksanakan shalat dengan penuh pengagungan, serta menyempurnakan rukuk dan sujudnya,
.......
Allah swt mewahyukan kepada Nabi Dawud as :
"Wahai Dawud, dustalah orang yang mengaku mencintai-Ku, apabila malam telah menyelimutinya ia justru tidur dan berpaling dari-Ku".,
Hasan al-Bashri ra :
Wahai anak Adam, sesungguhnya, engkau tidak dapat mendahului ajalmu, engkau juga tidak dapat dikalahkan (tidak ada yang menghalangi) dalam rizki yang telah ditetapkan untukmu, dan tidak akan diberi rizki yang bukan bagianmu,
.....
Ali ibn Abi Talib krw :
“Perumpamaan dunia itu seperti ular, lembut saat disentuh, tetapi racunnya mematikan, maka berpalinglah dari hal-hal dunia yang membuatmu kagum, karena sedikit saja yang akan tetap menemanimu darinya, ringankanlah kegelisahan terhadap dunia,
.....
.....
Karena engkau yakin pasti akan berpisah dengannya,
"Dan hendaklah engkau paling waspada terhadap dunia ketika engkau paling merasa tenteram dengannya, sebab seseorang, setiap kali ia merasa tenang dengan suatu kesenangan dunia, tiba-tiba musibah memisahkannya darinya,
....
Imam Shodiq ra :
Ketenangan terletak pada 3 hal :
● Mempunyai istri yang se-frekuensi (dalam hal apapun),
● Di karuniai anak yang berbakti,
● Mempunyai saudara / teman yang sejalan (dalam pemikiran).,
Imam Al-Junaid ra pernah ditanya :
"Dengan apa seseorang bisa terbantu untuk mudah menundukkan pandangannya ??",
Beliau ra menjawab :
"Dengan kesadaran bahwa sorotan dan pengawasan Allah kepadamu lebih dahulu daripada pandanganmu kepada apa yang sedang kau lihat".,