Ketika kamu berfikir Tuhan menghancurkan rencanamu, sesungguhnya Tuhan mencegah rencanamu menghancurkan mu.
Karna sesungguhnya rasa sakit mengajarkan kepada kita untuk tidak menyianyiakan yang terbaik yang sudah hadir.
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Takkan duakan dia
Belum tentu esok kan masih ada
Kesempatan tak datang kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
๐ผ๐ผ๐ถ PAGI ๐ค
Waktulah yang akan menentukan siapa yang akan kamu temui dalam hidup , hatilah yang akan memutuskan siapa yang kamu dambakan dalam hidup dan prilakulah yang menentukan siapa yang akan tetap tinggal dalam hidup mu...
Gusti kulo pun manut dalan-e (pasrah), mung Njenenggan sing ngatur ceritane (takdir Mu ya Allah). Ketika kita menyadari bahwa semua telah berakhir, namun aq selalu melangitkan namamu ๐ค, dan berharap dipersatukan kmbali oleh takdir.
Jika kamu merindukanku, carilah aku didasar hatimu yang terdalam. Aku tidak kemana-mana. Aku hanya tertindih dan tersisih diantara dia yang lebih kau cintai.
Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.
For my beloved mother
Ya Allah, jagalah ibuku disaat penjagaanku tak sampai kepadanya. Dan lindungi ibuku disaat tanganku tak mampu memeluk. Serta usaplah air matanya disaat aku tak mampu mengusapnya.
@PSSleman Arthur Irawan, ra ono sejarahe 'Rawan" menang, onone "Rawan" kecelakaan, "Rawan" kekalahan, "Rawan" sakit hati. Pokoke "Rawan" ki wes mesti elek jare buku primbon
ููุง ุญูููู ููุง ูููููููู ู
ุจูุฑูุญูู ูุชููู ุฃูุณูุชูุบูููุซ
ุฃูุตูููุญู ูููู ุดูุฃููููู ููููููู
ููููุง ุชููููููููู ุฅูููู ููููุณููู ุทูุฑูููุฉู ุนููููู
Wahai yang Maha Hidup dan Maha Terjaga, dengan rahmatMu aku minta pertolongan,
perbaikilah segala urusanku dan jangan limpahkan kpd diriku
walau sekejap
โAlโilmu bilaa amalin kassyajari bilaa tsamarin, alโilmu bilaa amalin kallaili bilaa mishbbaahโ. Ilmu tanpa diamalkan spt pohon yang tak berbuah; ilmu yang tak diamalkan seperti malam tiada lampu.