Sekelas Karni Ilyas aja bisa dibungkam!
Kalian yg bodo amat sama kesemrawutan negara ini silahkan, dan kalian yg nggak mau dibuat semrawut sama para tikus" tsb mari kita gerak sama sama!
statement prabowo soal nukl1r iran disorot media asing:
- mereka bilang itu klaim salah
- gak ada bukti, dan mirip narasi propaganda as-israel
- buat nyer4ng iran sampe sekarang
- iaea (pengawas nuklir dunia) berkali-kali cek dan gak nemu bukti iran bikin senjata nuklir
- masalahnya prabowo nyebut nama arab saudi, uae, qatar
- padahal mereka lagi baikan sama iran
- kedubes iran di jakarta langsung bantah dan koreksi pernyataan prabowo
- mereka bilang ini bisa rusak citra indonesia
- yang selama ini dianggap paham isu timur tengah
Laporan analisis terbaru Harian Kompas melempar alarm ekonomi paling mengerikan tahun ini: Setelah fenomena "MANTAP" (Makan Tabungan), kini masyarakat kelas menengah-bawah meluncur ke fase "MATANG" (Makan Utang) hanya demi mencukupi kebutuhan perut sehari-hari.
Ketika Istana sibuk mengklaim "fundamental ekonomi bagus" & pertumbuhan di atas 5%, data OJK & Bank Indonesia per Mei 2026 justru membongkar kenyataan berdarah-darah di lapangan.
1. Pinjaman Konsumtif Meroket Rp160,7 Triliun.
Total saldo utang dari Pinjol (Pindar), Kartu Kredit, dan Paylater melonjak 26,4% (YoY) menembus Rp160,7 Triliun. Pinjol memegang porsi terbesar hingga Rp103 Triliun, sementara pembiayaan Paylater tumbuh paling liar mencapai 42,04%.
2. Pegadaian Kebanjiran Warga yang Gadai Barang.
Pembiayaan industri Pegadaian meledak 57,97% (YoY) menjadi Rp131,2 triliun, di mana 84% di antaranya adalah rakyat yang terpaksa menggadaikan barang berharga demi bertahan hidup.
3. Tsunami PHK Sektor Riil
Sebab utamanya dibeberkan oleh CELIOS (Nailul Huda): badai PHK sektor riil kian tak terkendali. Data Kemnaker per Juni 2026 mencatat korban PHK melonjak 23 kali lipat dalam sebulan (dari 829 orang di Mei menjadi 19.530 orang di Juni).
4. Konsumsi Semu Hasil Numpuk Cicilan
Guru Besar FEB Unand (Prof. Syarifuddin Karimi) menegaskan: tingginya angka belanja warga hari ini bukan karena pendapatan riil naik, melainkan ditopang utang berulang . Warga terjebak lingkaran setan cicilan yang siap meledak menjadi krisis kredit macet (NPL) dan pemicu kriminalitas sosial.
Inilah dampak nyata dari kebijakan fiskal ugal-ugalan: APBN dibakar ratusan triliun untuk proyek pemborosan non-produktif, sementara sektor riil dibiarkan sekarat, BBM dinaikkan, dan daya beli rakyat dihancurkan. Mengelola negara itu menggunakan rasio ekonomi riil, bukan modal omon-omon klaim statistik di atas kertas.
Video ; kompas tv
Indonesia adil dan makmur utk semua rakyat. Rakyat yg mana!?
Kesenjangan sangat nampak antara pejabat dan rakyat.
Indonesia berdaulat adil utk yg makmur.
😂😜
Klarifikasi dari kedutaan Iran
Baca tuh @prabowo
Jangan sampai hubungan indonesia-iran yg selama ini baik jadi tegang gara2 bacot liar wowo
@Kemlu_RI@KemensetnegRI
Kayaknya Bakal VIRAL Nih ...
AGUSTUS 2026 Pada Pasang BENDERA ½ TIANG
KONDISI & PARA PEJABAT NEGARA YANG MAKIN KEMARI MAKIN KACAU YANG MEMBUAT RAKYAT INDONESIA GAK YAKIN KALO INDONESIA SUDAH MERDEKA
😭😭😭
⚖️Ironi di lapangan:
Di tengah wacana perluasan data perpajakan, kendaraan pengawal Paspampres (AA 1565 MN) justru terkonfirmasi menunggak pajak Rp8,9 juta.
Keteladanan fiskal dari internal instansi mutlak diperlukan sebelum menuntut kepatuhan penuh masyarakat.