Semesta kayaknya ga ngasih laki-laki jalan gampang buat bahagia. Bahkan cuma pengin ngerasain bahagia aja, rasanya harus lewat byk hal yang dipersulit dulu. di kantor izin ke bos, di rumah izin ke istri.
suami ke istri : sesusah itu kah jalan kami utk bahagia?
Yang salah bukan dia karena masih usia anak. Kesalahan ada pada ortunya, gurunya, aparat RT/RW, Kelurahan, Kecamatan, KUA, penghulu, & semua yang terlibat dalam proses perkawinannya. Mereka berkewajiban melindungi anak tapi malah menjerumuskan dgn perkawinan, apapun alasannya.