EJAKULASI DINI ATAU CEPAT KELUAR
Cepat keluar sesekali itu masih wajar.
yang jadi masalah kalau hampir selalu terjadi, sulit dikontrol, bikin stres, atau mengganggu hubungan.
kontrol ejakulasi bukan cuma soal “tahan lama”, tapi juga soal ritme, napas, komunikasi, dan kebiasaan tubuh.
saat berhubungan, bisa coba stop-start, turunkan tempo, pakai kondom, gunakan pelumas, dan bilang ke pasangan kalau perlu pelan atau berhenti sebentar.
di luar hubungan seks, bantu dengan olahraga rutin, tidur cukup, senam kegel, makan seimbang, kelola stres, serta kurangi rokok dan alkohol.
seks bukan lomba durasi.
kalau terlalu cepat sampai dan bikin stres, itu bisa dilatih dan bisa dibantu.
10 Hábitos Que Convierten a los Hombres con Baja Testosterona en Bestias de Alta Testosterona.
(Hazlos Todos los Días)
1. Come huevos (La Fábrica de T)
KONDOM PART 2
Punya kondom doang nggak cukup kalau cara pakainya masih salah
karena yang sering bikin gagal bukan kondomnya, tapi human error:
pakainya telat, salah arah, nggak nyisain ruang di ujung, atau asal pilih pelumas
seks aman itu bukan cuma siap alatnya tapi juga paham cara pakainya
KONDOM PART 1
Ternyata kondom nggak cuma satu jenis.
ada yang latex, non-latex, polos, bergerigi, berbintik, tipis, lebih tebal, berpelumas, sampai flavored.
fungsinya juga bukan cuma mencegah hamil, tapi bantu menurunkan risiko IMS.
jadi kondom itu bukan mood killer