Saat sosialisme kita meminta demokrasi, saat demokrasi datang bersama kapitalisme kita meminta kapitalisme dihilangkan, kesalahanya bukan pada sistem, tapi kita yang terlalu suka meminta dan skeptis
Di negara dengan risiko bencana setinggi Indonesia, memotong anggaran mitigasi demi dialihkan ke Makan Bergizi Gratis bukan sekadar soal prioritas, ini soal logika kebijakan. Karena saat bencana datang, yang pertama tumbang justru sistem pangan dan gizi.
MBG dibuat guna pemenuhan gizi generasi bangsa, menjadi salah saat sekelompok oknum melihatnya sebagai peluang bisnis. Apakah nominal biaya sekarang cukup layak? Saya kira cukup layak apabila ini dilakukan dengan pandangan gerakan sosial bukan gerakan ekonomi
@ARSIPAJA Harusnya penyerapan dari petani lokal dulu yang di utamakan, supaya petani singkong bisa mendapat harga jual yang layak, baru kemudian Gap nya diisi oleh pembukaan lahan baru, kalau beneran ada Gap yang harus dipenuhi
@ismailfahmi Menarik, semoga ada titik temu, privasi sangat penting, dan pendapatan fotografer juga penting. Saya juga sangat risih apabila di foto di tempat umum.
Seruuu...
Diskursus ini nyasar ke TikTok juga akhirnya. Mereka yg pro dg FG dan yg risih banyak kasih pendapat.
Ini yg saya harapkan, dg postingan itu kita diskusikan secara terbuka. Dan harus ada ujungnya, yaitu aturan dan Code of conduct yg ditegakkan.
https://t.co/Ns6cY2LoEN
Says hanya ingin diberi informasi, setelah Pemilu serentak tahun lalu, apa tugas dan wewenang KPU sampai 5 tahun ke depan. Aps hanya menunggu pemilu berikutnya?