@PartaiSocmed@jokowi LAH DARI AWAL DIA DITUDUH PENCITRAAN... KALO EMANG PENCITRAAN MENDING PENCITRAAN MULU DAH TOH BAWA HASIL BAGUS... PENCITRAAN KOQ PERMANEN, PENCITRAAN BERSIFAT SEMENTARA... WKWKWK
Saya wartawan, tapi enggan meliput pernikahan anak Jokowi. Karena, saya melihat keluarga itu tidak memiliki empati terhadap rakyatnya yg sedang susah. Lebay..
@TRendusara Siapa yg pesta??? Kita menyatukan anak bangsa untuk satu tujuan menjaga keutuhan NKRI, kalau kamu tak setuju ada maslah dg kagiatan kami yg tak menggangu jalan Raya, tak membuat kemacetan dan tak mencaci maki maka pwtiksalah kejiwaan dan hatimu, siapa tau penyakitmu itu dihati!!
@TRendusara Bangsaaatttt !!!! Gua tinggal di dekat daerah yg terkena bencana ini dan gua tau pak Jokowi sudah 2 x meninjau daerah Cianjur dan sekitarnya. Lu sendiri ngapain nying? Ganti bio lu jadi “pintar ada batas nya tp GUOBLOK itu harus MAKSIMAL !”…kaya elo.
@TRendusara Maunya kalian apa sih? Beliau di Cianjur dibilang tidak tanggap, pencitraan dsb, beliau ke Jakarta sebentar kalian nyinyir, beliau adalah putra terbaik bangsa tp kalian masih mengingkari
We normally find our politicians pandering to groups and cultures for PR purposes… cringey and try hard. There was no intent to offend any culture’s tradition. We would criticise politicians even if they wear an east London hoodie just to “relate” to the area. (2/3)
All cultures and traditions have their own unique characteristics and shouldn’t randomly be insulted, or be taken advantage of by politicians and celebrities for attention-seeking purposes. (3/3)