niggas mad in my comments yall dont understand, every individual of palestinian decent could call me a bitch ass nigga today and i still wouldnt want to fund the slaughter of their children man
Fun fact: kita semua yang matanya minus atau plus dan butuh kacamata itu termasuk disabilitas loh. Bedanya kacamata itu bentuk akomodasi yang terjangkau.
Coba bayangin hidup di dunia di mana kacamata gak aksesibel, nah itu realita Teman Daksa, Teman Netra, Teman Tuli, dsb.
Nondisabled tidur besok jadi "pahlawan" buat disabilitas 😂
Disabilitas minta fasilitas inklusif, malah dibilang ga tahu terimakasih 😂
Lu pikir aksebilitas itu "hadiah" kah? bukan "hak" mereka? 😂
Lagian disabilitas perjuangin hak mereka ga ngurangi privelege lu pd kan? 😂
Orang2 tuh pada nggak nyadar apa ya, nikmat gerak tuh bisa sewaktu2 dicabut? Memperjuangkan aksesibilitas buat semua orang nggak ada ruginya kok, who knows one day u sendiri butuh :)
I’m sorry but you cannot, at the same time, build political consensus around the sacredness of your own hair while pretending that cutting off some impoverished Asian woman’s hair to glue to your scalp is just harmless commerce.
Semoga kalian tidak perlu know the hard way kalo 112, 113, 118, dan 119 gabisa diakses kalo kalian gapunya pulsa.
I did, and i fucking hate this country