Plus yang gue suka dari demo BEM di Thamrin ini..
Penerimaannya dari kelas menengah kantoran udah lebih baik.
Masih ingat gw 10 tahun lalu, demo beginian biasanya dibully. Dijelek-jelekin. Dianggap bikin macet dan ngerepotin mereka.
Mungkin, situasi ekonomi makin susah, membuat mereka ga masalah sama demo.
Apalagi, demo ini menjadi penyambung keresahan mereka selama ini.
template buzzer sekarang:
- uu perampasan aset
- demo ngapain di bundaran hi
- demo bikin macet
- yang demo kampus kuning doang soalnya pesenan
- fathimah nanti masuk partai apa
- demo mewakili rakyat yang mana
2 peristiwa di 2 hari berbeda jadi inget film Hunger Games:
1. Foto parade perayaan HUT RI kemarin jadi inget parade Capitol Royal
2. Foto orasi Fatimah Azzahra di #demo hari ini jadi inget Katnis Everdeen
Jadi pengen re-watch filmnya...
"Racun apa yang ada di dalam makanan itu sampai anak saya 2 kali masuk RS tak kunjung sembuh?!"
Histeris amarah seorang ibu di depan Kepala BGN Sudaryono membongkar betapa mengerikannya dampak MBG. Sementara 64 anak masih terbaring di RS mengeluhkan gatal & mual, pejabat BGN cuma bisa ngeles "tunggu lab" dan minta maaf. Minta maaf tidak akan mengobati trauma dan kerusakan organ anak-anak.
Video : sctv
Kalau ga parkir sembarangan, ya nangkring segerombolan dan nutupin satu trotoar. Pejalan kaki kudu menyingkir ke jalan raya, beradu dengan kendaraan bermotor.
Mau heran tapi polisi. Lapor @DKIJakarta, memangnya masih punya nyali buat bertindak?
logika aparat emang selalu aneh. konvoi motor willie salim tengah malem boleh, konvoi2 lain juga aman2 aja sore-malem, tapi kalo aksi ada aja alesan.
emang tipikal pemikiran otoriter sih. takut semua orang sadar dan punya pikiran yang sama buat ikut aksi.
"Mereka mencuri rotimu, lalu memberimu remah-remahnya. Lalu mereka menuntutmu untuk berterimakasih atas kedermawanan mereka. Oh, kurang ajarnya mereka"
- Ghassan Kanafani