Kepada Sdr Wapres @gibran_tweet, berkunjung ke lokasi problem spt dalam video ini sama sekali tak membantu. Ini gaya politiknya Bapakmu. Anda khan milenial. Masak gini? Kuajarkan caranya: Panggil Menteri @KementerianESDM, Kapolri, Menteri @KemenkeuRI dan K/L terkait. Tanyakan, Kenapa masalah ini berulang, apa jalan keluarnya, dimana hambatannya, siapa bertanggungjawab apa, mana skala prioritas, dll. Lalu, buat skenario jangka pendek sambil merancang skenario menengah panjang. Lalu laporkan ke Presiden. Kawal skenario dgn ketat. Jika berhasil, jadikan skenario baku jika peristiwanya berulang. Jika gagal, cari cara baru. Reaksi yg cepat harus diutamakan sebab warga makin tersiksa. Catatan: jadikan kejadian ini bahan utk mengukur kinerja menteri. Usulkan ke Presiden utk ganti menteri gombal. Begini cara Wapres yg bisa membantu. Berkunjung tanpa agenda penyelesaian spt ini hanya menyenangkan kelompok pendukung Anda yang tak sabar menunggu 2029.
@vyowiz_ Hal itu fitrah kedua belah pihak n biasanya yg satu denial tapi setalahnya udah ya udah n hati kecilnya tau kalo die denial n yg satunya krn paham kalo lawannya denial n akhirnya memilih diam n membiarkan sesukanya (tapi harus dibutuhkan yg beneran bijak, coz kalo tidak, hancur)
@PutriKariimah@simsalabim1419 Nah ini co2k tapi tambahin satu hal yaitu di mana pun berada itu ada aturannya, di tempat orang lain, di rumah orang lain, bahkan di rumah OrTu sendiri sekalipun itu ada aturannya, di sekolah, termasuk ngeKost di tempat Kost sekalipun itu ada aturannya, pokoknya di mana pun.
@simsalabim1419 Nah ini co2k krn di mana pun berada itu ada aturannya, di tempat orang lain, di rumah orang lain, bahkan di rumah OrTu sendiri sekalipun itu ada aturannya, di sekolah, termasuk ngeKost di tempat Kost sekalipun itu ada aturannya, pokoknya di mana pun.
@EdyIrwan1970@PngAdilnR4kyt Parah yg sekaring krn kata lu bangsat di dunia tapi yg sekaring krn yg sekaring malah melindungi yg kata lu yg bangsat di dunia itu kan, jadi parah mane secara makna
Terusannya begini : "Cukup kamu terapkan pola pikir yg baik dengan akal sehatmu, niscaya dengan sendirinya kamu pasti akan diperlakukan orang lain sebagaimana pikiranmu & sebagaimana otakmu"
“Orang paling sial adalah orang yang punya karakter selalu pengen diperlakukan orang lain sebagaimana pikirannya, sebagaimana otaknya.”
Gus Kautsar
@dawuhguru
@dawuhguru Terusannya begini : "Cukup kamu terapkan pola pikir yg baik dengan akal sehatmu, niscaya dengan sendirinya kamu pasti akan diperlakukan orang lain sebagaimana pikiranmu & sebagaimana otakmu"
Kenapa setiap kritik dibalas pembungkaman, dan setiap masukan ditanggapi dengan emosi? Karena yang diberi saran memiliki ego yang lebih besar dibandingkan otak yang lebih pintar.
Disuruh santun di sebuah negara yang meledek rakyatnya adalah sebenar-benarnya anomali
@msaid_didu Anda ini sebenarnya masih berharap sama ps. Pdhl s.d. ini misal jika ps juga sdh tau, (1). ps sengaja krn sdh ada deal sebelumnya krn ps lemah krn mungkin ada kartu "as"nya dipegang sono, & (2). bisa jadi ps lemah total krn lagi2 berhubgan dgn kartu "as"nya ps dipegang sono, dll