Pada akhirnya kita semua tahu bahwa yang menyembuhkan luka bukanlah waktu, tapi penerimaan diri. Juga, yang membuat kita tumbuh bukanlah lari, tapi berani menghadapi.
Gus Dur lebih nyaman menjadi Gus seterusnya, seolah mengisyaratkan bhw yg Kiai itu bapaknya, bukan Durrahman. Gus Mus jadi Rais Am pun ttd surat resmi hanya mau ditulis namanya tanpa gelar Kiai.
Kiai beneran ya gini, malah gak pengen dipanggil Kiai. Simak penjelasan Mbah Sahal🙏